Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

CATATAN REDAKSI! Tanaman Jagung Warga Jadi Korban Proyek Rp300 Juta di Sumba Barat Daya, Ada Dugaan Korupsi?

Padahal, anggaran yang digunakan dalam proyek ini sebanyak Rp300 juta. Namun, pekerjaannya dinilai dikerjakan secara abal-abalan. Tentunya, kelalaian ini tidak terlepas dari pengawasan oleh pihak yang berkompeten.(Dokpri Rian Marviriks)

Masyarakat mulai menyoroti pembuatan deker dan tembok penahan lantaran dijanjikan bahwa disekitar lahan jagung itu akan dibuatkan deker dan tembok penahan demi mencegah kerusakan tanaman pada musim hujan.

Tetapi, itu hanya janji yang tidak akan pernah ditepati. Bagaimana tidak, hingga saat ini jalan itu malah terkikis air hujan. Tanaman jagung terendam. Tidak ada drainase di sana.

Baca Juga  FAKTA! DPD Gerindra NTT Mengusung Calon Tunggal, Rekomendasi DPP Untuk Calon Lain Hingga Hasil Survei

Anehnya lagi, ada dua titik yang pasang pipa kemudian dianggap sebagai deker. Pipa-pipa itu dilapisi tanah sirtu. Sangat miris bukan? Apalagi dititik itu yang dijanjikan akan dibuatkan deker, fakta lapangannya malah berbeda.

DINAS PERTANIAN DAN PPK JANJI MONITORING BERSAMA KNSPEKTORAT

Namun demikian, ketika dikonfirmasi kembali, Haris hanya berkomentar singkat. Ia menyebut pihaknya belum turun ke lokasi untuk memastikan keluhan masyarakat. Mereka batal turun lantaran PPK dikabarkan sedang terganggu kesehatan.

Baca Juga  Dukung Program Swasembada Pangan, Polres Sumba Barat Daya Tanam JagungĀ 

Haris menjanjikan dalam minggu ini akan tetap melakukan minitoring ketika PPK sembuh dari sakitnya.

“Belum turun Karena PPK ada sakit. Dalam Minggu ini,” kata Haris dengan singkat ketika kembali dikonfirmasi, pada Minggu(02/02/2025).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!