Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

CATATAN REDAKSI! Tanaman Jagung Warga Jadi Korban Proyek Rp300 Juta di Sumba Barat Daya, Ada Dugaan Korupsi?

Padahal, anggaran yang digunakan dalam proyek ini sebanyak Rp300 juta. Namun, pekerjaannya dinilai dikerjakan secara abal-abalan. Tentunya, kelalaian ini tidak terlepas dari pengawasan oleh pihak yang berkompeten.(Dokpri Rian Marviriks)

Sayangnya, memasuki pertengahan bulan Februari, redaksi timexntt.id belum mendapat konfirmasi. Apakah mereka sudah benar-benar turun dan jangan sampai PPK nya masih terganggu kesehatan? Pertanyaan ini mungkin tidak akan terjawab.

DUGAAN KORUPSI ATAS ANGGARAN RP300 JUTA

Jalan tani yang tergenang air bisa menjadi masalah serius bagi petani karena dapat menghambat aktivitas pertanian, seperti transportasi hasil panen, perawatan tanaman, atau bahkan menyebabkan kerusakan pada tanaman itu sendiri.

Baca Juga  5 Unit Sumur Bor Dibawah Kendali Dinas Pertanian SBD Bermasalah, Telan Anggaran Rp1,5 Miliar

Selain itu, dugaan korupsi atas pekerjaan semakin nampak karena kualitas konstruksi jalan yang tidak dirancang dengan baik atau terbuat dari material yang mudah rusak yang berdampak cepat tergenang air.

Dari fakta lapangan, tanaman jagung warga menjadi korban genangan air. Tidak memiliki saluran drainase yang baik atau tersumbat dapat menyebabkan air terperangkap dan menggenang. Parah bukan?

Baca Juga  CATATAN REDAKSI! Tersisa 2 Hari Kesempatan Kepala Desa Panenggo Ede Bereskan Temuan, Apakah Diberhentikan?

Seharusnya, perlu memastikan ada saluran drainase yang efektif di sepanjang jalan tani ini untuk mengalirkan air yang tergenang. Saluran drainase yang baik dapat membantu mencegah genangan bukan malah mengerusak tanaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!