Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Cerita Pendeta Anggriani Tentang Pos PI Weepanoka Cabang GKS Ndeta Ate; Berharap bisa bangun gedung permanen

Cerita Pendeta Anggriani Sari Dadi Mesa, S.Th tentang proses hadirnya Pos Pekabaran Injil(PI) Weepanoka di Desa Laga Lete, Wewewa Barat, Sumba Barat Daya, NTT.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Cerita Pendeta Anggriani Sari Dadi Mesa, S.Th tentang proses hadirnya Pos Pekabaran Injil(PI) Weepanoka di Desa Laga Lete, Wewewa Barat, Sumba Barat Daya, NTT.

Untuk diketahui, Pos PI Weepanoka didirikan berdasarkan insiatif warga Jemaat Desa Lagalete yang mendapat dukung dari pemerintah desa dan seluruh masyarakat di wilayah itu.

Baca Juga  Bupati SBD Ajak Masyarakat Dukung Program Pemerintah Hingga Membocorkan Beberapa Hasil Lobi di Kementerian; Kami tidak lelah

Sedangkan, tanah yang dijadikan tempat untuk mendirikan Pos PI Weepanokan merupakan milik keluarga besar Suku Weeleo a.n Martinus Bili Bali.

Tanah tersebut telah diserahkan atau dihibahkan secara resmi. Saat ini, Jemaat melakukan ibadah dengan menggunakan gedung darurat.

Awalnya, Pos PI Weepanoka didirikan karena mendapat keluhan Jemaat dari Desa Laga Leta dan sekitarnya yang merindukan untuk mendekatkan pelayanan.

Baca Juga  Soal Pelayanan Publik, Ombudsman NTT Apresiasi Kerja Bupati Sumba Barat Daya Hingga Malam Hari

Mereka merindukan itu karena jarak rumah dengan GKS Ndeta Ate di Dusun Ndeta Ate, Desa Kabali Dana cukup jauh.

Keluhan itupun dibawa dalam rapat lengkap Majelis pada tanggal 18 Februari 2024 lalu. Alhasil, disepakati bahwa bisa didirikan Pos PI di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!