Cerita Transalti Anak Yatim Pembawa Baki Upacara HUT RI ke-79 di SBD NTT; Saya mau jadi Polwan
“Saya merasa biasa-biasa saja. Pelatih kami pernah bilang supaya menganggap ini hanya latihan untuk menghindari rasa gugup tetapi tetap serius dalam menjalankan tugas,” ngaku Transalti.
Transalti menceritakan pengalamannya ketika melangkah menuju mimbar inspektur upacara untuk mengambil sang saka merah putih. Ia harus melewati 16 anak tangga.
Di momen yang terbilang sulit dilakukan banyak orang itu pun mampu dilewatinya dengan rasa semangat dan pandangan yang mengarah di panggung tepat Bupati SBD berada.
“Ada 16 anak tangga. Saya cukup percaya diri dalam melangkah menuju mimbar itu. Dan dengan semangat kepercayaan diri itu saya berhasil melaksanakan tugas,” ujar Transalti.
Dengan penampilan yang memantik perhatian peserta upacara hingga sorotan kamers mengarah pada dirinya, Transalti pun bercita-cita sebagai seorang Polisi Wanita(Polwan).
Ia mengakui bahwa sebelumnya pernah bermimpi sebagai guru guna memgikuti jejak almarhum ayahnya pernah menjadi pengawas sekolah dan ibunya yang saat ini bekerja sebagai guru di SD Kabatan di Wewewa Timur.
Tinggalkan Balasan