Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Cerita Transalti Anak Yatim Pembawa Baki Upacara HUT RI ke-79 di SBD NTT; Saya mau jadi Polwan

Transalti merupakan anak yatim yang sekarang hidup dengan ibunya dan saudara-saudarinya yang lain. (Dokpri Rian Marviriks)

Dengan penampilan yang memantik perhatian peserta upacara hingga sorotan kamers mengarah pada dirinya, Transalti pun bercita-cita sebagai seorang Polisi Wanita(Polwan).

Ia mengakui bahwa sebelumnya pernah bermimpi sebagai guru guna memgikuti jejak almarhum ayahnya pernah menjadi pengawas sekolah dan ibunya yang saat ini bekerja sebagai guru di SD Kabatan di Wewewa Timur.

Baca Juga  Sopir Diduga Mabuk Alkohol, Mobil BUMDes Burukaghu Wesel Hampir Nabrak Rumah Warga, Netisen: Laporkan ke Kemendes

“Saya pernah juga juga wartawan lain soal cita-cita, saat itu saya bilang mau jadi guru itu karena permintaan mama. Sejujurnya saya mau jadi Polwan apalagi sudah ada pengalaman ini,” ungkapnya.

Sebagai informasi tambahan, Transalti Mada Kaka bergabung dalam tim delapan Paskibraka. Ia bertugas sebagai pembawa baki. Di tim delapan, ia bersama teman-teman lainnya.

Baca Juga  Oknum Guru SMA Wewewa Selatan Diperiksa Tipikor Atas Dugaan Pemotongan PIP Siswa; Minta maaf ama

Diantaranya, Albertus Satria Erlonius Malo, Claudia Elisabeth Bani, Rivansius Rina, Gregorian Setia Dharma, Ferand Evandra Fernaldi Mangape, Arwan abrian Putra dan Karolus Daniel Dappa Bili.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!