Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Dalam Setahun 2 Kali Terjadi Keracunan Diduga Karena Menu MBG, Bupati Ratu Wulla Ingatkan SPPG

Rakor dan evaluasi ini berlangsung pasca keracunan yang dialami oleh ratusan siswa-siswi di Sumba Barat Daya yang diduga karena mengonsumsi menu MBG. Keracunan tersebut terjadi pada bulan Juli dan November 2025.

BGN meluncurkan program Makan Bergizi Gratis dengan pola makan gizi seimbang sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan status gizi masyarakat dengan sasaran peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia balita.

Menurutnya, program MBG 2025 mulai dilaksanakan pada awal bulan Januari yang pelaksanaannya dilakukan secara bertahap memgikuti kesiapan SPPG yang tersebar diseluruh wilayah 38 provinsi di Indonesia.

“Tujuan utama program MBG adalah meningkatkan status gizi masyarakat, mengurangi masalah mal-nutrisi dan stunting serta meningkatkan kualitas pendidikan dan produktivitas bangsa dengan target kelompok rentan seperti anak-anak usia sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui untuk memastikan mereka mendapatkan makan yang sehat dan bergizi,” kata Bupati Ratu Wulla.

Baca Juga  Siswa SBD NTT Keracunan MBG Seharga Rp8 ribu Satu Kotak: Masak Jam 01 Dini Hari, Satu Hari Telan Anggaran Rp20 Juta Lebih

Lebih lanjut, Bupati Ratu Wulla menuturkan, program MBG merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan generasi bangsa, termasuk generasi Sumba BaratDaya. Gizi yang baik adalah fondasi utama bagi tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun kognitif.

Baca Juga  Lebih Awal, Bupati Sumba Barat Daya Ajak Masyarakat Taat Bayar Pajak

Bupati Ratu Wulla meyakini, anak-anak yang mendapatkan makanan bergizi akan lebih sehat, lebih cerdaa dan lebih siap untuk belajar.

Ia menyebut keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari jumlah makanan yang dibagikan tetapi tentunya akan berdampak terhadap penurunan angka stunting, peningkatan daya konsetrasi belajar siswa dan kebiasaan hidup sehat melalui kebiasaan makan makanan bergizi yang mulai tertanam sejak usia dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!