Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Dari Keterbatasan Menuju Harapan! 1890 Unit Meteran Sudah Menyala, 244 Rumah Layak Huni Dibangun

Tentunya, kerja-kerja yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya ini sebagai bentuk komitmen dalam membuktikan dan mewujudkan harapan-harapan masyarakat kecil, termasuk dalam merealisasikan janji-janji politik.

Sebelumnya, sebagian besar masyarakat di Sumba Barat Daya masih menaruh harapan terhadap lampu minyak tanah(pelita) ketika melakukan aktivitas pada malam hari, termasuk lampu tenaga surya.

Dengan kehadiran program ini, aktivitas masyarakat pada malam hari tidak lagi terhambat, termasuk aktivitas belajar anak sekolah.

Berdasarkan data per 24 November 2025, sebanyak 1259 jiwa tercatat sebagai penerima bantuan meteran. Dari angka itu, 1023 unit diantaranya sudah terinstalasi atau teregistrasi/menyala.

Baca Juga  Di Desa Kadu Eta SBD, Seorang Ibu Hidup Bersama 3 Anak Digubuk Reot: Tak Ada Tanah Untuk Bangun Rumah Layak Huni

Kemudian, per 26 November 2025, data penerima naik signifikan menjadi 1890 jiwa menyebar di 11 kecamatan. Penerima bantuan itu juga sudah merasakan cahaya listrik pada malam hari.

Baca Juga  Capaian Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya Pada Sektor Kesehatan

Namun, disebutkan bahwa instalasi masih terus dilakukan hingga pada bulan Desember 2025. Dengan demikian, penerima manfaat dipastikan akan bertambah dari 1890 jiwa.

Meski belum semua masyarakat belum merasakan cahaya listrik pada malam hari, Pemerintah Sumba Barat Daya terus mengupayakan pada tahun 2026 program tersebut tetap berlanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!