Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Dari Keterbatasan Menuju Harapan! 1890 Unit Meteran Sudah Menyala, 244 Rumah Layak Huni Dibangun

Tentunya, kerja-kerja yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya ini sebagai bentuk komitmen dalam membuktikan dan mewujudkan harapan-harapan masyarakat kecil, termasuk dalam merealisasikan janji-janji politik.

TIMEXNTT – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka gerak cepat dalam mewujudkan program-program strategis pembangunan di daerah ini.

Tentunya, kerja-kerja yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya ini sebagai bentuk komitmen dalam membuktikan dan mewujudkan harapan-harapan masyarakat kecil, termasuk dalam merealisasikan janji-janji politik.

Dalam kepemimpinan mereka, melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, masyarakat mulai merasakan capaian-capaian mereka.

Bagaimana tidak, ribuan unit meteran sudah terpasang dan dirasakan oleh masyarakat. Bukan hanya itu, ratusan rumah layak huni untuk keluarga tidak mampu juga sudah tersalurkan.

1890 Unit Meteran Sudah “Menyala Angle” Dari Keterbatasan Menuju Harapan

Program ini merupakan salah satu prioritas Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka. Selama masa kampanye, program ini juga menjadi salah satu janji politik mereka.

Baca Juga  Capaian 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya NTT

Sebelumnya, sebagian besar masyarakat di Sumba Barat Daya masih menaruh harapan terhadap lampu minyak tanah(pelita) ketika melakukan aktivitas pada malam hari, termasuk lampu tenaga surya.

Dengan kehadiran program ini, aktivitas masyarakat pada malam hari tidak lagi terhambat, termasuk aktivitas belajar anak sekolah.

Berdasarkan data per 24 November 2025, sebanyak 1259 jiwa tercatat sebagai penerima bantuan meteran. Dari angka itu, 1023 unit diantaranya sudah terinstalasi atau teregistrasi/menyala.

Kemudian, per 26 November 2025, data penerima naik signifikan menjadi 1890 jiwa menyebar di 11 kecamatan. Penerima bantuan itu juga sudah merasakan cahaya listrik pada malam hari.

Namun, disebutkan bahwa instalasi masih terus dilakukan hingga pada bulan Desember 2025. Dengan demikian, penerima manfaat dipastikan akan bertambah dari 1890 jiwa.

Meski belum semua masyarakat belum merasakan cahaya listrik pada malam hari, Pemerintah Sumba Barat Daya terus mengupayakan pada tahun 2026 program tersebut tetap berlanjut.

Baca Juga  Alfonsus Yamba Kodi Fraksi PAN Bantu Meteran Gratis untuk Masyarakat 

Salah satu tantangan dalam menyukseskan program ini adalah pelebaran jaringan listrik yang belum memadai. Meski begitu, Pemerintah Sumba Barat Daya tetap komitmen dan bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk mendekatkan jaringan listrik di desa-desa terpencil.

244 Rumah Layak Huni Dibangun

Selain bantuan meteran, Pemerintah Sumba Barat Daya juga menyalurkan bantuan rumah layak huni kepada masayarakat tidak mampu.

Bantuan ini dinilai sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam percepat pembangunan. Dan juga sebagai wujud komitmen moral untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dari 244 unit rumah layak huni tersebut, 60 unit bersumber dari Dana Alokasi Kusus(DAK), dan 184 unit dari Dana Alokasi Umum(DAU).

Berdasarkan data per 28 November 2025, pemerintah sudah menyalurkan dana ke penerima manfaat 100 persen, termasuk penyaluran bahan. Sedangkan progres pekerjaan oleh penerima manfaat rata-rata 60 persen.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!