Dijebak, Seorang Siswa Tanda Tangan Slip Pencairan PIP Milik Alumni SMA Negeri Wewewa Selatan; Ibu MDN yang minta bantu
Saat itu, MDN meminta X supaya memberitahukan kepada lima siswa lainnya yang bersedia ke Bank akan diberikan biaya transportasi sebesar Rp50 ribu/orang.
Namun demikian, dikarenakan kendala kendaraan, X mengkonfirmasi kepada ibu guru MDN bahwa yang bisa ke Bank BNI Weetebula hanya empat orang saja.
X pun mengaku tidak mengetahui tujuan MDN meminta dirinya dan lima siswa lainnya untuk ke Bank BNI Weetebula. Hanya karena dijanjikan uang transportasi, X pun menyatakan siap bersama tiga siswa lainnya.
“Ibu M**i(nama guru disamarkan-red) meminta kami enam orang, empat perempuan dan dua laki-laki untuk ke Bank BNI Weetebula dan dijanjikan transportasi Rp50 ribu. Karena kendala motor, kami yang pergi hanya empat orang saja. Jujur kami tidak tahu alasan apa ke Bank,” ngaku X ketika dikonfirmasi timexntt.id, Senin(23/12/2024) via telefon whatsap.
Setibanya di Bank BNI Weetebula, X baru mengetahui alasan MDN. Dengan berbagai bujukan dari MDN, X dkk menuju ke ruang Bank BNI Weetebula untuk mentaati permintaan MDN.
Di dalam Bank BNI Weetebula, X dkk diminta untuk membantu tanda tangan slip penarikan bantuan PIP milik siswa yang sudah menjadi alumni di SMA Negeri 1 Wewewa Selatan.
X menyebut dirinya dan tiga siswa lainnya berhasil membantu MDN dalam melakukan penarikan bantuan PIP untuk empat alumni SMA Negeri 1 Wewewa Selatan. Mereka masing-masing melakukan penarikan sebesar Rp900.000.
X sendiri menandatangani slip penarikan PIP atas nama alumni SMA Negeri 1 Wewewa Selatan dengan inisial RSD. Sedangkan X tidak mengetahui tiga kawannya mewakili nama-nama siapa.
Tinggalkan Balasan