Dijebak, Seorang Siswa Tanda Tangan Slip Pencairan PIP Milik Alumni SMA Negeri Wewewa Selatan; Ibu MDN yang minta bantu
“Sampai di Bank, ibu M**i minta bantuan di kami untuk menarik beasiswa anak-anak yang sudah tamat. Setelah mendengar penjelasan ibu M**i, Kami empat orang menuju ke ruangan Bank BNI untuk melakukan penarikan. Kami berhasil dan masing-masing melakukan penarikan Rp900 ribu sesuai yang kami tanda tangan dislip penarikan,” ungkap X.
Setelah penarikan, X dkk masing-masing diberikan Rp100 ribu. Padahal, awalnya dijanjikan biaya transportasi Rp50 ribu. X merasa terkejut dengan jumlah uang diberikan oleh MDN seusai penarikan PIP milik siswa alumni SMA Negeri 1 Wewewa Selatan.
Namun demikian, ketika persoalan dugaan pemotongan PIP yang diduga dilakukan oleh MDN dipersoalkan, X mengaku bahwa apa yang dilakukannya dkk adalah salah.
X merasa telah dijebak oleh MDN demi melancarkan perbuatannya dalam mencairkan bantuan PIP siswa yang sudah tamat. X mengatakan, jika diketahui bahwa penadatanganan slip penarikan melanggar atura, X dkk tidak akan melakukan hal tersebut.
“Kalau saja kami tahu itu akan jadi maslah, kami juga takut dan tidak akan membantu ibu M**i melakukan pencairan beasiswa kemarin kakak. Kami bersedia kasih pulang ini uang yang ibu M**i kasih waktu kami bantu tanda tangan,” ucap X dengan penuh kecewa.
Dengan perbuatan MDN yang dinilai telah menjebak, X pun bercerita bahwa sebelum dirinya dkk, diketahuinya pula bahwa ada dua siswa lain yang terlebih dahulu telah membantu MDN dalam melancarkan perbuatannya.
Kedua siswa itu disebut X telah melakukan hal yang sama dan mendapat Rp75.000 dari MDN. Namun, X juga tidak mengetahui pasti kapan pencairan itu dilakukan.
Sehingga, untuk saat ini, terdapat enam alumni SMA Negeri Wewewa Selatan yang bantuan PIP-nya dicairkan diam-diam oleh MDN dengan dalil menutupi uang sekolah atau SPP.
Tinggalkan Balasan