Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Dinas Pertanian SBD Minta Jatah Pengadaan Papan Informasi Rp400 Ribu: Sampai Sekarang Tidak Ada

Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya minta jatah di kelompok tani yang menerima bantuan sumur bor untuk pengadaan papan informasi pekerjaan. (Dokpri Rian Marviriks)

Menurutnya, sesuai penjelasan dari staf tersebut, uang Rp400 ribu digunakan untuk pengadaan papan informasi. Kemudian, Rp1 juta pengadaan marmer. Jasa geolistrik Rp2,5 juta dan Rp3,5 juta untuk biaya pembuatan laporan.

Sayangnya, marmer yang disebut oleh pihak dinas oleh tercantum dalam RAB. Theodorus pun menanyakan soal pengadaan marmer. Namun, ia mendapat jawaban bahwa marmer tersebut hanya sebagai kebijakan dinas.

Baca Juga  Memanas, Ketua Poktan Akui Memberi Rp4 Juta di Bendahara Dari Proyek Rp300 Juta di SBD NTT

“Dia(Hans) tulis bahwa Rp400 ribu papan informasi, Rp1 juta pengadaan marmer tapi tidak ada dalam RAB, dong omong itu kebijakan dinas. Saya iya sudah bilang begitu. Terus jasa geolistrik, Rp2,5 juta. Rp3,5 juta biaya laporan. Dan sampai sekarang barangnya(papan informasi dan marmer) saya belum lihat. Mereka belum antar yang menjadi tanggungjawab dinas ini,” katanya lagi.

Baca Juga  Sudah Setor Rp7,4 Juta, Kadis Pertanian SBD Malah Minta Kelompok Tani Kerjakan Laporan: Diduga Ada Minta Jatah Pengadaan

Anehnya, ketika Inspektorat melakukan monitoring, mereka tidak pernah menanyakan permintaan pihak dinas pertanian tentang pengadaan itu. Mereka hanya fokus pada spesifikasi pekerjaan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!