Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Dukung Potensi Difabel, YHS Apresiasi Pemerintah Desa Bondo Kodi SBD

Kelompok Self Help Group(SHG) Lede Moripa yang baru setahun dibentuk pemerintah Desa Bondo Kodi ternyata menuai apresiasi.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Pemerintah Desa Bondo Kodi, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya berupaya melakukan pemberdayaan terhadap warganya yang disabilitas melalui pembentukan kelompok.

Kelompok Self Help Group(SHG) Lede Moripa yang baru setahun dibentuk pemerintah Desa Bondo Kodi ternyata menuai apresiasi.

Benar saja, saat ini, warga Desa Bondo Kodi yang difabel sudah mendapat penghasilan dari kerajinan tangan berupa tenun kain Sumba.

Baca Juga  PWI NTT Mengecam Keras Sikap Tak Terpuji Wakil Ketua II DPRD SBD yang Melakukan Pelecehan

Penyandang disabilitas yang bergabung dalam kelompok SHG Lede Mopir adalah mereka mengalami disabilitas akibat kondisi mental tertentu yang memengaruhi kemampuannya menjalani kehidupan sehari-hari atau ODDP.

Program yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Bondo Kodi ini tidak terlepas dari dampingan Yayasan Harapan Sumba(YHS).

Baca Juga  Daftar Penerima Bansos Desa Kalembuweri dan Desa Sangu Ate

“Saat ini mereka masih menekuni itu. Sudah banyak yang terjual dan kami dari pemerintah desa terus melakukan pendampingan serta memfasilitasi mereka dengan berbagai kebutuhan sesuai yang dibutuhkan,” kata Bendahara Desa Bondo Kodi, Jemy Mahemba.

Dengan adanya dukungan yang masif ini, Pemerintah Desa Bondo Kodi menuai apresiasi. Salah satunya dari Yayasan Harapan Sumba(YHS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!