Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Enos Eka Dede: Banyak Perantau Asal Sumba Yang Bekerja Secara Profesional Dan Berhasil Diberbagai Bidang

Rian Marviriks Storintt.id
Dalam forum tersebut juga dibahas berbagai tantangan yang dihadapi warga Sumba di Bali, antara lain persaingan kerja yang semakin ketat serta stigma generalisasi yang masih melekat.

Tantangan lainnya adalah akses pendidikan bagi anak-anak perantau serta perlunya peningkatan kompetensi, khususnya bagi para pekerja asal Sumba agar mampu bersaing secara profesional di dunia kerja.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya akan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, dan Kota Denpasar.

Baca Juga  Daftar Peserta yang Mengikuti Seleksi Sekda Sumba Barat Daya, Ada Mantan Bakal Calon Bupati Periode 2024-2029

Kerja sama ini bertujuan untuk memfasilitasi kelengkapan data administrasi kependudukan warga Sumba Barat Daya di Bali sehingga terwujud tertib adminduk.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya mewajibkan setiap warga yang akan bekerja di Bali untuk memiliki surat rekomendasi atau “izin bekerja” dari pemerintah daerah sebelum berangkat.

Baca Juga  IKMAN Sumbawa Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi Flores Timur

Data tersebut akan menjadi dasar koordinasi dengan pemerintah daerah tujuan serta memudahkan pemantauan melalui organisasi atau komunitas Ikatan Keluarga Sumba Barat Daya dan Ikatan Keluarga Sumba di Bali.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat silaturahmi, meningkatkan pengawasan, serta mencegah terjadinya persoalan sosial di kemudian hari.

Tutup
error: Content is protected !!