Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Enos Eka Dede: Banyak Perantau Asal Sumba Yang Bekerja Secara Profesional Dan Berhasil Diberbagai Bidang

Rian Marviriks Storintt.id
Dalam forum tersebut juga dibahas berbagai tantangan yang dihadapi warga Sumba di Bali, antara lain persaingan kerja yang semakin ketat serta stigma generalisasi yang masih melekat.

Dalam dialog itu, Enos Eka Dede menegaskan pentingnya meluruskan persepsi publik terkait stigma yang kerap dilekatkan kepada warga Sumba.

Ia menjelaskan bahwa persepsi masyarakat lokal sering kali tidak sepenuhnya mencerminkan realita di lapangan.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif dinilai menjadi kunci dalam meredam kesalahpahaman dan memperkuat harmonisasi sosial.

“Tidak semua warga masyarakat Sumba terlibat konflik. Banyak perantau asal Sumba yang bekerja secara profesional dan berhasil di berbagai bidang. Namun, kasus-kasus individual kerap digeneralisasi sehingga menimbulkan stigma,” tegas Asisten III Kabupaten Sumba Barat Daya itu.

Baca Juga  Mendapat Kehormatan, SMA Manda Elu Berada di Barisan Terdepan Karnaval Sumba Barat Daya

Karena itu, kata dia, diperlukan klarifikasi berbasis data serta dialog terbuka antara pemerintah di Pulau Sumba dan Bali, bersama tokoh masyarakat, tetua adat di Bali, serta organisasi atau paguyuban masyarakat Sumba di Bali.

Baca Juga  Yayasan Sudamala Bumi Insani Dukung Rumah Seni dan Budaya Sumba

Melalui talk show ini, seluruh pihak berkomitmen untuk terus membangun komunikasi yang sehat, mengedepankan data dan dialog, serta memperkuat sinergi lintas daerah demi mewujudkan kehidupan yang harmonis antara warga Sumba dan masyarakat Bali.***

Tutup
error: Content is protected !!