Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Federasi Pordasi Pacu Dinilai Sebagai Langkah Penting Dalam Menata Pembinaan Olahraga Pacu Kuda di Sumba Barat Daya

Rian Marviriks Storintt.id
Pembentukan pengurus federasi pordasi pacu kuda Kabupaten Sumba Barat Daya juga merupakan bagian penting dalam upaya menyelaraskan tata kelolah organisasi, pembinaan atlet.(Dokpri Rian Marviriks)

STORINTT – Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla menilai federasi pordasi pacu sebagai langkah penting dalam menata pembinaan olahraga pacu kuda secara terstruktur dan profesional di wilayah ini.

Hal di atas disampaikan Bupati Ratu Wulla dalam kegiatan rapat pengurus federasi pordasi pacu kuda Kabupaten Sumba Barat Daya masa bakti 2026-2030, Kamis(05/02/2026).

Pembentukan pengurus federasi pordasi pacu kuda Kabupaten Sumba Barat Daya juga merupakan bagian penting dalam upaya menyelaraskan tata kelolah organisasi, pembinaan atlet.

Selain itu, juga sebagai bentuk penyelenggaraan kejuaraan agar sejalan dengan ketentuan organisasi dan standar nasional olahraga pacu kuda. Sehingga organisasi ini harus dibentuk dan ke depan untuk olahraga pacu kuda itu bisa berjalan.

Baca Juga  DISOROT!! Dispora SBD Segera Bayar Honorarium U-17 Soeratin Cup: Satu Pemain Rp1,5 Juta, Total Anggaran Rp240 Juta

Menurutnya, organisasi ini juga sebagai salah satu langkah dalam melakukan pelestarian ternak kuda yang saat dinilai mulai punah.

“Kita punya kuda sumber kuda, tapi semakin punah, tapi lewat olahraga yang dibentuk, olahraga yang dilakukan ke depan, juga menjadi bagian dari pelestarian kuda pacu yang ada,” kata Bupati Ratu Wulla.

“Kita tahu kepengurusan ini sudah tiga tahun fakum atau tidak berjalan, sehingga memang perlu dibentuk kembali lagi karena memang bicara pacu kuda ini sudah menjadi warisan juga kita, menjadi potensi yang bisa kita kembangkan di sini,” kata Bupati Ratu Wulla,” katanya lagi.

Baca Juga  Soal Uang Kontribusi Persada U15 Soeratin CUP, Dispora SBD Cuci Tangan: Kami Tidak Tahu, Tanya Ketua ASKAB PSSI SBD

Menurutnya, sarana-sarana yang hendak mendukung cabang olahraga pacu kuda ini perlu disiapkan dengan baik lagi.

Apalagi, Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Untuk itu, ia berharap supaya kepengurusan yang akan terbentuk dapat bekerja dengan komitmen, intensitas dan semangat bersama dalam mengharumkan nama Sumba Barat Daya di tingkat provinsi maupun tingkat nasional.

“Jadi saya sebagai Ketua KONI menyambut baik kegiatan hari ini, semoga lewat kegiatan musawara hari ini, boleh menghasilkan keputusan yang baik dan ke depan bisa bekerja sama,” katanya lagi.***

Tutup
error: Content is protected !!