GMNI SBD Kritisi Penempatan Patung Tiga Tungku di Alun-Alun Tambolaka; Urgensinya apa?
Dia apresiasi atas niat baik pembangunan Pemerintah SBD dalam menata pusat kota supaya dapat menonjolkan eksistensi daerah tersebut.
Namun demikian, dia merasa pembangunan tugu yang akan menjadi simbol tiga tungku di Sumba Barat Daya tidak memiliki urgensi.
“Itu pusat kota. Setiap hari kendaraan roda empat, roda enam bahkan tronton lalu lalang dipusat kota. Apakah itu tidak menyebabkan kemacetan? Lebar jalan itu kita bisa lihat sendiri. Apalagi ada tiga titik pembangunan patung yang berada di tengah jalan itu,” tegasnya.
Untuk itu, ia meminta supaya DPRD SBD dapat menjalankan fungsi pengawasan dalam pembuatan patung yang hendak menghabiskan miliaran rupiah.
“Jangan sampai karena banyak pihak yang kritisi akhirnya terburu-buru dalam menjalankan kegiatan itu. Akhirnya tidak pertimbangkan banyak hal lagi. Jadi, saya berharap DPRD dapat menjalankan fungsi pengawasannya terhadap pekerjaan tersebut,” harapnya.***
Tinggalkan Balasan