"

Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Jalan Desa di Sumba Barat Ditutup Buntut Dari Polemik Pengembangan Pariwisata Oleh PT Pantai Patiala Bawa

Rian Marviriks Storintt.id
Mereka menutup jalan itu supaya pihak Pertanahan tidak mempunyai akses masuk ketika mau melakukan survei dilokasi tersebut. Pasalnya, tanah dengan luas kurang lebih 2 hektar itu disebut sedang bermasalah.

STORINTT – Masyarakat sekitar pesisir pantai di Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat menutup akses jalan desa yang berada di lokasi tanah yang hendak dijadikan tempat pengembangan pariwisata.

Penutupan jalan itu sebagai bentuk perlawanan masyarakat terhadap Pemerintah Sumba Barat melalui Kantor Pertanahan.

Mereka menutup jalan itu supaya pihak Pertanahan tidak mempunyai akses masuk ketika mau melakukan survei dilokasi tersebut. Pasalnya, tanah dengan luas kurang lebih 2 hektar itu disebut sedang bermasalah.

Baca Juga  Presiden Jokowi Meninjau Perkembangan Pembangunan Gedung Baru RSUD Waikabubak NTT

Dikonfirmasi, Kepala Desa Patiala Bawa, Luther Laku Nija membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, masyarakat menutup akses jalan itu sejak bulan Desember 2025.

Saat itu, kata dia, dari pihak pertanahan hendak melakukan survei untuk memanfaatkan tanah tersebut untuk pengembangan pariwisata. Namun, saat itu juga terjadi persoalan.

Baca Juga  BEM Unika Weetebula Sentil Pengusaha yang Tambang Pasir Menggunakan Alat Berat: Masyarakat Dicekik

“Memang saya sudah dengar informasi, tapi saya belum sempat ke sana, yang tutup masyarakat sekitar pantai karena pada saat pertanahan turun, saat itu ada persoalan. Jadi ditutup dengan alasan supaya pertanahan jangan ke lokasi itu lagi,” kata Kepala Desa Patiala Bawa, Luther Laku Nija, Senin(16/03/2026).

Tutup
error: Content is protected !!