Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Kades Mengaku “Tersandera” Kepentingan Oknum Pegawai PMD Hingga Jadi Korban, Kadis PMD Bilang Begini

Sejumlah Kepala Desa blak-blakan dalam memberi pengakuan soal ketimpangan penggunaan dana desa yang menyeret nama mereka hingga saat ini.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Sejumlah Kepala Desa blak-blakan dalam memberi pengakuan soal ketimpangan penggunaan dana desa yang menyeret nama mereka hingga saat ini.

Bahkan, mereka bersedia membongkar seluruh bentuk intervensi yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai Dinas PMD dalam meminta mengerjakan sejumlah kegiatan-kegiatan yang bersumber dari dana desa.

“Dan saya siap buka semua jika sewaktu-waktu dibutuhkan terkait beberapa kegiatan yang dikerjakan oleh oknum pegawai Dinas PMD,” kata seorang kepala desa yang enggan namanya diberitakan ketika bincang-bincang dengan wartawan timexntt.id beberapa hari lalu.

Baca Juga  Respon Inspektorat Soal Rencana Dinas PMD SBD Tentang Pembagian Honor Pemerintah Desa Setiap Bulan

Menurutnya, beberapa kegiatan yang menggunakan dana desa juga mendapat intervensi dari oknum pegawai Dinas PMD dalam menunjuk pihak ketiga.

Sayangnya, sebagai kepala desa tidak bisa menolak permintaan itu lantaran oknum pegawai Dinas PMD itu memiliki peran yang cukup penting. Beberapa kegiatan tersebut tidak terealisasi alias nihil.

Baca Juga  Belum Ada Hasil, Masyarakat Desa Panenggo Ede Kembali Layangkan Pengaduan; mohon untuk menangkap dan proses hukum kepala desa

Dampaknya, kepala desa yang menuai sorotan dari masyarakat. Padahal, beberapa kegiatan tersebut yang dinilai nihil oleh masyarakat tidak terlepas dari tanggung jawab oknum pegawai Dinas PMD yang telah menunjuk pihak ketiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!