Kadis Sosial SBD Berjanji Publikasikan Data Penerima Bantuan PKH: Tahap 4 Tahun 2025 Ada 54 Ribu KPM
Sayangnya, selama ini masyarakat baru mengetahui penerima manfaat itu layak atau tidak ketika sudah dilakukan pembayaran. Dampaknya, keributan pun terjadi di tengah masyarakat.
Menyikapi berbagai keluhan di atas, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat Daya, Lukas Pati Mone mengakui bahwa selama ini keterbukaan informasi publik dalam menyampaikan seluruh data penerima di 11 kecamatan belum dilakukan.
Namun, ia tak menafikan bahwa pihaknya pernah memublikasikan data penerima manfaat melalui media blog tidak berbayar. Ia menyebut hal itu pernah dilakukan disebelumnya.
Selain itu, Lukas menyebut keterbukaan juga dilakukan ketika pihak Kantor POS dan BRI melakukan pembayaran, nama penerima juga ditempel di lokasi penerimaan.
“Terkait dengan keterbukaan informasi tentang siapa saja yang menerima bantuan PKH maupun sembako selama ini sangat terbuka. Di kami itu, medianya di blog yang tidak berbayar. Dan saya sering dengan kawan-kawan pendamping, kan juru bayarnya itu kantor POS sama BRI, jadi setiap distribusi bantuan PKH maupun sembako, kami wajibkan mereka print out penerima untuk ditempelkan di situ, termasuk jumlah uang yang diterima,” kata Lukas yang ditemui diruang kerjanya beberapa hari lalu.