Kemiskinan dan Stunting Masih Menjadi Tantangan di Sumba Barat Daya NTT
STORINTT – Angka kemiskinan dan stunting masih menjadi tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT. Walau begitu, pemerintah berkomitmen menekan angka tersebut melalui berbagai program prioritas.
Hal di atas disampaikan oleh Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dalam kegiatan kunjungan kerja Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, Senin(16/03/2016) di Aula Kantor Bupati.
Kunjungan kerja Gubernur bersama tim percepatan pembangunan Provinsi NTT dinilai sebagai bagian bentuk komitmen kuat pemerintah provinsi untuk terus mendorong percepatan pembangunan di daerah, khususnya dalam pengembangan ekonomi kerakyatan sebagai upaya nyata menanggulangi kemiskinan dan stunting.
“Kita semua menyadari bahwa tantangan pembangunan di daerah, termasuk di Kabupaten Sumba Barat Daya masih cukup besar,” kata Bupati Ratu Wulla.
Menurutnya, berdasarkan data E-PPGBM pada bulan Januari 2026 prevelensi stunting Kabupaten Sumba Barat Daya berada pada angka 40,2 persen atau sebanyak 5.470 Balita stunting dengan jumlah pengukuran sebesar 44,6 persen dari total Balita di Kabupaten Sumba Barat Daya.