Kemiskinan dan Stunting Masih Menjadi Tantangan di Sumba Barat Daya NTT
Sementara menurut data BPS Kabupaten Sumba Barat Daya pada September tahun 2025, tingkat kemiskinan Kabupaten Sumba Barat Daya berada pada angka 25,66 persen atau 97,68 ribu jiwa.
“Tingkat kemiskinan dan stunting masih menjadi pekerjaan rumah bersama yang membutuhkan kerja kolaboratif antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dunia usaha, perbankan, serta seluruh komponen masyarakat” tambahnya lagi.
Oleh karena itu, pendekatan penguatan ekonomi kerakyatan dinilai menjadi langkah strategis yang sangat relevan melalui pengembangan UMKM, industri kecil menengah, penguatan sektor pertanian, peternakan dan pengolahan produk lokal.
Dengan demikian, diyakini bahwa dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.
Ketika ekonomi keluarga semakin baik, maka diyakini pula bahwa kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak juga akan meningkat, sehingga upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat akan berjalan seiring dengan upaya penurunan angka stunting di daerah ini.