Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Kepala Desa Weepangali; demi menghindari korban jiwa di dua kampung, saya minta maaf

Kepala Desa Weepangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Fransiskus Umbu Geti mengakui tindakannya dalam memutuskan jaringan listrik menuju kampung Wanno Mema adalah salah.(Dokpri Rian Marviriks)

“Namun dalam perjalanan itu saya mengantisipasi supaya jangan ada pembunuhan, sekalipun yang saya lakukan itu salah, saya siap pertanggungjawabkan. Selaku kepala wilayah saya harus ambil tindakan supaya jangan ada korban,” kata Fransiskus.

Baca Juga  Alasan Peserta CPNS Sumba Barat Daya yang Mengundurkan Diri, Padahal Tinggal Menunggu Pengangkatan

“Tapi itupun ada desakan, kalau bapak desa tidak buka, kami akan naik sendiri, maka dari hati saya, daripada mereka(masyarakat) jadi korban, lebih baik saya sebagai kepala wilayah jadi korban demi dan untuk kenyamanan masyarakat,” tambahnya.***

Baca Juga  Kelompok Pemuda Terobos Desa Lua Koba Mendapat Bantuan Ayam Petelur Dari Pemda SBD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!