Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Korban Pelecehan di Sumba Barat Daya Dan Ibu Kandung Buka Suara: Polisi Diminta Tangkap Pelaku

MM(17) korban pelecehan seksual di Kabupaten Sumba Barat Daya memberanikan diri angkat bicara atas persoalan yang menimpah dirinya.(Dok.Ilustrasi/istimewa)

MM diketahui hamil oleh ibu kandungnya sekitar awal bulan September 2025. Ketika mengetahui MM hamil, ia langsung bertemu orang yang dianggap paling tertua dalam keluarga untuk bicarakan hal tersebut dan melakukan pendekatan dengan keluarga AM.

Pendekatan kekeluargaan pun dilakukan sebanyak 2-3 kali. Saat itu, kekuarga AM meminta untuk melakukan USG untuk memastikan kehamilan yang dialami oleh MM. Permintaan keluarga AM dituruti. Alhasil, MM dinyatakan hamil dan sesuai dengan perkiraan bulan yang diungkap oleh ibu kandung MM.

Baca Juga  Bupati Ratu: Di Sumba Barat Daya Ada 34 Kasus Terhadap Anak, Sebagian Besar Kekerasan Seksual

Lebih lanjut, ibu kandung MM menyebut keluarga AM sama sekali tidak mempunyai niat untuk bertanggung jawab terhadap anaknya. Mereka justru menuding MM sebagai perempuan yang tidak baik.

Disaat melakukan pendekatan, dihadapan keluarga AM, ibu kandung korban mengatakan, pada saat itu juga MM berani bersumpah di atas Alquran untuk membuktikan bahwa AM yang telah menghamilinya.

Baca Juga  Setubuhi Anak Kandung Umur 21 Tahun, HNM Diserahkan Ke JPU Waingapu Sumba Timur

Bahkan, berbagai bentuk pertanyaan yang diarahkan ke MM, kata ibu kandung MM, terkesan menekan dan menakutkan. Saat itu, AM tidak dihadirkan ketika MM ditanya oleh keluarga AM. Disebutnya, hanya MM yang ditanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

Tutup
error: Content is protected !!