Kuasa Hukum CV Robinson Sebut Bank NTT Tidak Punya Etikat Baik; Deadlocked, lanjut sidang
Dalam pertemuan itu, CV Robinson diminta supaya segera distribusikan Saprodi kepada petani yang belum menerima dari 712 petani.
“Inti pertemuan itu disampaikan bahwa waktu tanam mau habis. Maka kami diminta untuk segera mendistribusikan sisanya dari 712 nanti akadnya akan menyusul. Atas perintah kami lakukan atas apa yang disepakati pada saat pertemuan,” tuturnya.
Namun demikian, setelah CV Robinson melakukan pendistribusian Saprodi malah dihadapkan sebuah persoalan. Bank NTT meminta CV Robinson tepatnya pada bulan Juni 2023 untuk menghentikan melakukan distribusi Saprodi.
Bank NTT meminta CV Robinson untuk setop melakukan distribusi Saprodi karena mendapat keluhan dari masyarakat khusunya 2 desa dari 15 desa yang persoalkan 1 jenis obat bernam Herbesida Sitemik.
Obat tersebut dikeluhkan karena tidak menyebabkan rumput liar mati, melainkan hanya layu. Padahal, spesifikasi obat teesebut di atas rata-rata.
CV Robinson pun tidak persoalkan keluhan itu, mereka malah mengadakan ulang prodak untuk 15 desa. Padahal hanya 2 desa yang mengeluhakan kualitas obat tersebut.
Tinggalkan Balasan