Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Masyarakat SBD Keluhkan Pasir Laut, Bupati Ratu: Masih Menunggu Tim Survei Provinsi, Tolong Bersabar

Diketahui, penambangan pasir laut di wilayah ini sedang ditutup sementara demi mencegah abrasi pantai.(Dokpri Rian Maririks)

Meski begitu, Pemerintah Sumba Barat Daya tidak tinggal diam dalam mencarikan solusi terbaik yang tidak berdampak pada kerusakan ekosistem pantai.

Untuk itu, guna memenuhi kebutuhan jangka pendek, Pemerintah Sumba Barat Daya sudah melakukan survei beberapa titik pantai yang dinilai dapat memenuhi kebutuhan pembangunan.

Bahkan, hasil survei tersebut telah diusulkan kepada Pemerintah Provinsi guna mendapatkan ijin dari Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena.

Baca Juga  Bawaslu SBD Selenggarakan Simulasi Penyelesaian Sengketa Bersama Panwaslu Desa

Dalam minggu ini, kata Bupati Ratu, kemungkinan akan ada tim dari Provinsi yang akan turun untuk melakukan survei dititik yang sudah diusulkan oleh Pemerintah Sumba Barat Daya.

“Ada ketentuannya, enam bulan atau batas enam bulan kita bisa mengambil pasir untuk kebutuhan-kebutuhan yang mendesak, seperti pembangunan rumah pribadi, gedung ibadah, batu kubur dan lain-lain. Kemungkinan minggu ini Pemerintah Provinsi turun untuk melakukan survei dititik-titik yang kami usulkan agar bisa dikeluarkan ijin dari Gubernur,” katanya lagi.

Baca Juga  BREAKING NEWS! DPRD Sumba Barat Daya Telusuri Penggunaan Dana Desa di Desa Walla Ndimu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!