Masyarakat Sumba Barat Daya Keluhkan Asap Hitam di Pabrik Porang, Begini Respon Pemerintah
Warga itu mengaku belum bertemu secara lamgsung pemilik pabrik untuk menyampaikan keluhannya. Namun, kata dia, beberapa warga lain sudah bertemu pemilik pabrik dalam mengeluhkan polusi udara karena asap hitam, termasuk suara bising mesin pabrik yang beroperasi pada malam hari.
Meski sudah beberapa warga yang menyampaikan keluhan, belum ada tindakan pihak pabrik dalam menyikapi hal tersebut.
“Dan juga posisi dari pabrik ini apakah layak berada di dalam perkampungan dan berdampingan dengan masyarakat atau tidak? Dan apakah asap dan debuh dari pabrik ini ada bahan kimianya atau tidak ? Dampak untuk masyarakat nya bagus atau tidak? Saya jujur penasaran. Saya jujur habis cuci piring harus kasih masuk dalam kak, karena debuh,” katanya lagi dengan penuh tanya.
Sementara itu, dihubungi terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu, Gerson Dua Ate, mengatakan bahwa perusahan pabrik porang itu sudah memiliki ijin operasional secara lengkap.
Menurutnya, pada saat pihak pabrik mengajukan ijin, belum ada rumah-rumah warga yang berada dilokasi pembangunan, sehingga pemerintah mengeluarkan ijin. Namun, ia mengakui, bahwa kondisi sekarang, pembangunan rumah warga disekitar pabrik sudah mulai padat.