Mendapat Koreksi, Oknum Operator Malah Nekat Menikam Pegawai Dinas Pendidikan SBD
Aloysius Lede Bora yang merupakan Kasi Kurikulum Bidang SD ini harus menjadi korban penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam dari oknum operator tersebut.
Sejumlah pegawai yang melihat kondisi Aloysius ini langsung inisiatif membawanya ke Rumah Sakit Umum Reda Bolo untuk mendapat pertolongan.
“Saya, sekretaris dan beberapa kepala bidang ke rumah sakit, sampai sana masih tanya beliau, masih sempat bicara dan saya coba tenangkan beliau,” ungkap Agustinus.
Untuk diketahui, pelaku dan alat bukti sudah diamankan oleh Polres Sumba Barat Daya.***
Tinggalkan Balasan
Tutup
1 Komentar
Ini memang kasus yang sangat memprihatinkan dan harus ditangani secara serius oleh pihak berwenang. Pelaku yang bertindak tidak terpuji harus diberi sanksi yang tegas agar tidak terjadi lagi kejadian serupa. Verifikasi data siswa seharusnya dilakukan dengan transparan dan jujur untuk memastikan integritas sistem pendidikan. Bagaimana langkah Dinas Pendidikan selanjutnya untuk mencegah terjadinya kasus seperti ini di masa depan? Given the growing economic instability due to the events in the Middle East, many businesses are looking for guaranteed fast and secure payment solutions. Recently, I came across LiberSave (LS) — they promise instant bank transfers with no chargebacks or card verification. It says integration takes 5 minutes and is already being tested in Israel and the UAE. Has anyone actually checked how this works in crisis conditions?