Menyala Lagi! 1.184 Unit Meteran dan 200 Rumah Transmigrasi Siap Dieksekusi Tahun 2026
Lebih lanjut, Bupati Ratu Wulla menyebut listrik bukan sekedar fasilitas penerangan tetapi juga merupakan faktor penting dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat, mendukung kegiatan pendidikan dan mendorong pertumbuhan ekonomi rumah tangga.
Untuk itu, ia menegaskan supaya pihak lenyedia bekerja tepat waktu dan tepat kuantitas sesuai spesifikasi teknis.
Ia juga meminta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman tetap membangun sinergi yang kuat dengan penyedia dan PT PLN ULP Sumba Jaya agar program dapat terealisasi dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Kepada PPK dan Tim Teknis untuk melakukan pengawasan intensif dan akuntabel guna memastikan prosedur pengadaan mematuhi prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Proses cepat, tepat, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” katanya lagi.
Disisi lain, Bupati Ratu Wulla juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026 ini ada sekitar 200 rumah warga transmigran lokal yang ditargetkan untuk dibangun.
Bantuan itu disebutnya mendapat dukungan dari anggaran dari APBN melalui koordinasi dengan Kementerian Transmigrasi RI.***