Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Muhaimin: Kita Tidak Ingin Di Bawah SMK Atau SMA Yang Berangkat Ke Luar Negeri

Rian Marviriks Storintt.id
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) A. Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa arah kebijakan penempatan ke depan tidak lagi berorientasi pada kuantitas semata, melainkan kualitas dan akses ke negara-negara dengan standar upah tinggi serta sistem perlindungan yang kuat.

Selain itu, pemerintah mendorong penguatan ekosistem pelatihan terpadu, mulai dari peningkatan kualitas SMK, pelatihan vokasi berbasis kebutuhan pasar internasional, hingga sertifikasi kompetensi berstandar global.

Melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah berkomitmen memastikan pekerja migran Indonesia tidak hanya terlindungi, tetapi juga naik kelas menjadi tenaga profesional yang kompeten, produktif, dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga  Maaf, Pendaftaran P3K Tahun 2024 Masih Menunggu Banyak Honorer yang Pensiun

“Insya Allah mulai Juni, Juli, September sudah mulai siap memberangkatkan skilled workers ke berbagai negara,” kata Menko Muhaimin.

Dengan strategi ini, PMI diharapkan tidak lagi dipandang sebagai pekerja informal semata, melainkan sebagai bagian dari kekuatan tenaga kerja Indonesia yang mampu bersaing di pasar global.***

Baca Juga  Profil Paus Fransiskus yang Meninggal Dunia, Pernah Menjadi Tukang Sapu
Tutup
error: Content is protected !!