Nomor Whatshap Tak Dikenal Mengaku Wartawan Untuk Mengancam Kepala Desa di Sumba Barat Daya
Lebih lanjut, kepala desa menuturkan, pesan yang dikirimkan itu berisi ancaman untuk menayangkan kasus-kasus yang sedang terjadi. Namun, kepala desa yang diteror itu mengaku bahwa dirinya merasa bingung atas ancaman yang dilayangkan.
Ia merasa itu hanya sebagai ancaman untuk mengindahkan permintaan lain dengan alasan menayangkan pemberitaan untuk merusak nama baik.
Pasalnya, ketika ditanya kasus apa yang hendak dikonfirmasi, oknum yang mengaku wartawan itu tidak memberi penjelasan. Ia justru meminta kepala desa untuk diatur secara damai.
Untuk diketahui, ketika wartawan storintt.id menelusuri pemilik nomor kontak itu kepada beberapa rekan wartawan lokal yang berada di wilayah ini, tidak ada yang mengetahuinya.
Wartawan storintt.id juga telah menelusuri keberadaan pemilik nomor whatshap itu dalam gorup wartawan sedaratan Pulau Sumba bahkan di NTT, namun juga tidak ditemukan. ***