Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Nomor Whatshap Tak Dikenal Mengaku Wartawan Untuk Mengancam Kepala Desa di Sumba Barat Daya

Rian Marviriks Storintt.id
Ia dihubungi oleh nomor itu beberapa hari lalu dan mengaku sebagai wartawan. Sayangnya, oknum yang mengaku wartawan itu tidak diketahui identitasnya.

STORINTT – Seorang kepala desa di Kabupaten Sumba Barat Daya mendapat teror dari nomor whatshap yang tak dikenal.

Ia dihubungi oleh nomor itu beberapa hari lalu dan mengaku sebagai wartawan. Sayangnya, oknum yang mengaku wartawan itu tidak diketahui identitasnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah satu kepala desa di Sumba Barat Daya, Sabtu(28/02/2026), kepala desa tiba-tiba menerima telefon dari nomor yang tidak ada dalam daftar kontak miliknya.

Mengetahui hanphone berdering, kepala desa pun mengabaikan atau tidak mengangkat telefon whatsahap tersebut, karena sebelum-sebelumnya banyak kejadian serupa yang pernah dialami.

Menurut kepala desa itu, dirinya tidak pernah menerima pesan whatshap dari pemilik nomor itu untuk memperkenalkan diri. Bukan hanya kepada nomor itu, setiap ada nomor yang tak dikenal yang menghubunginya tanpa pemberitahuan awal, tidak akan direspon.

Baca Juga  82 Siswa SBD Diduga Keracunan Menu MBG, Dinkes Janji Hasil Uji LAB Akan Disampaikan Secara Terbuka

“Beda dengan teman-teman wartawan lain, ketika mereka hubungi saya, terlebih dahulu mereka kirim pesan lalu perkenalkan diri. Setelah itu baru dikontak untuk mendapat informasi yang dibutuhkan. Ini tidak, karena saya tidak angkat telefon langsung diteror, kirim pesan yang mengancam saya,” kata kepala desa itu yang namanya enggan dipublikasikan.

Lebih lanjut, kepala desa menuturkan, pesan yang dikirimkan itu berisi ancaman untuk menayangkan kasus-kasus yang sedang terjadi. Namun, kepala desa yang diteror itu mengaku bahwa dirinya merasa bingung atas ancaman yang dilayangkan.

Baca Juga  Lagi, Pewarta SBD Kembali Mendapat Piagam Penghargaan Dari Kodim 1629 SBD

Ia merasa itu hanya sebagai ancaman untuk mengindahkan permintaan lain dengan alasan menayangkan pemberitaan untuk merusak nama baik.

Pasalnya, ketika ditanya kasus apa yang hendak dikonfirmasi, oknum yang mengaku wartawan itu tidak memberi penjelasan. Ia justru meminta kepala desa untuk diatur secara damai.

Untuk diketahui, ketika wartawan storintt.id menelusuri pemilik nomor kontak itu kepada beberapa rekan wartawan lokal yang berada di wilayah ini, tidak ada yang mengetahuinya.

Wartawan storintt.id juga telah menelusuri keberadaan pemilik nomor whatshap itu dalam gorup wartawan sedaratan Pulau Sumba bahkan di NTT, namun juga tidak ditemukan. ***

Tutup
error: Content is protected !!