Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Oknum Polisi Menggiring Wartawan Floresa Untuk Menirukan Pernyataan Klarifikasi; Kami akan kena nanti kalau kraeng beri klarifikasi di Polres

Namun demikian, Herry Kabut malah mendapat intimidasi serta penganiayaan dari oknum aparat.(Dok.Istimewa)

Dengan mempertimbangkan segala konsekuensi, Herry Kabut pun memilih untuk langsung memberikan klarifikasi di lokasi itu.

“Nanti kami akan rekam klarifikasinya kraeng. Nanti omong saja kalau kraeng diamankan karena tidak membawa kartu identitas. Terus nanti kraeng juga omong kalau kraeng sudah dilepaskan dalam keadaan selamat.” kata oknum polisi itu yang meminta Herry Kabut dalam menirukan pernyataan klarifikasi tersebut.

Herry Kabut pun pun menyetujui permintaan itu, lalu oknum polisi itu mengizinkan dirinya keluar dari mobil dan memberikan tasnya, sementara ponsel Herry Kabut masih disita.

Baca Juga  Polda NTT Angkat Bicara Soal Dua Oknum Anggota Polri di Sumba Barat yang Diduga Melakukan Pengeroyokan

Herry Kabut memberi klarifikasi itu di belakang mobil itu dan direkam oleh dua orang polisi, yang salah satunya ikut mengintimidasi dan memukulnya.

“Dalam klarifikasi itu, saya sempat mengatakan, saya ditahan karena tidak membawa kartu identitas. Mendengar itu, mereka meminta saya untuk mengganti kata “ditahan” dengan “diamankan”. Sebut Herry Kabut dalam rilis yang diterima timexntt.id.

Oknum polisi juga mengarahkan dirinya untuk mengatakan, setelah melakukan klarifikasi dengan polisi, ia dilepaskan dalam keadaan selamat.

Baca Juga  Yayasan Sudamala Bumi Insani Dukung Rumah Seni dan Budaya Sumba

Merespon permintaan itu, Herry Kabut hanya mengatakan setelah melakukan klarifikasi dengan polisi, dirinya dilepaskan.

“Saya tidak mungkin mengatakan dilepaskan dengan selamat karena sebelumnya saya dipukuli aparat dan wartawan,” tulisnya dalam rilis itu.

Setelah itu, mereka mengizinkan Herry Kabut untuk pulang, tetapi ponselnya masih disita polisi.

Beberapa saat kemudian, Herry Kabut kembali dan menemui polisi yang sejak penahanan menemaninya di dalam mobil. Polisi itu yang kemudian meminta untuk mengembalikan ponselnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!