Oknum Polisi Menggiring Wartawan Floresa Untuk Menirukan Pernyataan Klarifikasi; Kami akan kena nanti kalau kraeng beri klarifikasi di Polres
Dengan mempertimbangkan segala konsekuensi, Herry Kabut pun memilih untuk langsung memberikan klarifikasi di lokasi itu.
“Nanti kami akan rekam klarifikasinya kraeng. Nanti omong saja kalau kraeng diamankan karena tidak membawa kartu identitas. Terus nanti kraeng juga omong kalau kraeng sudah dilepaskan dalam keadaan selamat.” kata oknum polisi itu yang meminta Herry Kabut dalam menirukan pernyataan klarifikasi tersebut.
Herry Kabut pun pun menyetujui permintaan itu, lalu oknum polisi itu mengizinkan dirinya keluar dari mobil dan memberikan tasnya, sementara ponsel Herry Kabut masih disita.
Herry Kabut memberi klarifikasi itu di belakang mobil itu dan direkam oleh dua orang polisi, yang salah satunya ikut mengintimidasi dan memukulnya.
“Dalam klarifikasi itu, saya sempat mengatakan, saya ditahan karena tidak membawa kartu identitas. Mendengar itu, mereka meminta saya untuk mengganti kata “ditahan” dengan “diamankan”. Sebut Herry Kabut dalam rilis yang diterima timexntt.id.
Oknum polisi juga mengarahkan dirinya untuk mengatakan, setelah melakukan klarifikasi dengan polisi, ia dilepaskan dalam keadaan selamat.
Merespon permintaan itu, Herry Kabut hanya mengatakan setelah melakukan klarifikasi dengan polisi, dirinya dilepaskan.
“Saya tidak mungkin mengatakan dilepaskan dengan selamat karena sebelumnya saya dipukuli aparat dan wartawan,” tulisnya dalam rilis itu.
Setelah itu, mereka mengizinkan Herry Kabut untuk pulang, tetapi ponselnya masih disita polisi.
Beberapa saat kemudian, Herry Kabut kembali dan menemui polisi yang sejak penahanan menemaninya di dalam mobil. Polisi itu yang kemudian meminta untuk mengembalikan ponselnya.***
Tinggalkan Balasan