Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Oknum Polisi Menggiring Wartawan Floresa Untuk Menirukan Pernyataan Klarifikasi; Kami akan kena nanti kalau kraeng beri klarifikasi di Polres

Namun demikian, Herry Kabut malah mendapat intimidasi serta penganiayaan dari oknum aparat.(Dok.Istimewa)

Mendengar hal itu, oknum polisi yang menyita ponsel Herry Kabut keluar dari mobil dan berkoordinasi dengan polisi lainnya.

Beberapa saat kemudian, oknum Polisi itu kembali ke mobil dan menawarkan dua langkah untuk melepaskan dirinya.

“sebentar tiga orang warga yang diamankan akan dilepaskan. Mereka akan membuat video klarifikasi dan permohonan maaf karena merusakkan mobil polisi. Apakah kraeng juga mau seperti itu? Ataukah kraeng mau klarifikasi di Polres?” kata oknum polisi itu kepada Herry Kabut.

Baca Juga  Tahan 2 Tersangka, GMNI SBD Apresiasi Kejaksaan Sumba Barat; Kemunafikan yang terbungkam terungkap

Namun demikian, Herry Kabut meminta supaya diberi waktu untuk memikirkan permintaan tersebut.

Mendengar jawaban itu, oknum polisi tersebut keluar lagi dari mobil dan berkoordinasi dengan polisi lainnya lagi.

Beberapa saat kemudian, polisi itu kembali masuk ke mobil dan menawarkan hal yang sama kepada Herry Kabit.

Baca Juga  Jaringan Telkom Bakti di NTT Tidak Berfungsi Pada Siang Hari, Masyarakat Kesal

Dengan mempertimbangkan segala konsekuensi, Herry Kabut pun memilih untuk langsung memberikan klarifikasi di lokasi itu.

“Nanti kami akan rekam klarifikasinya kraeng. Nanti omong saja kalau kraeng diamankan karena tidak membawa kartu identitas. Terus nanti kraeng juga omong kalau kraeng sudah dilepaskan dalam keadaan selamat.” kata oknum polisi itu yang meminta Herry Kabut dalam menirukan pernyataan klarifikasi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!