Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Parah! Dinas Pertanian SBD Keluarkan 2 RAB, Petani Jadi Korban Penipuan

Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya menuai sorotan buntut dari pekerjaan sumur bor anggaran tahun 2024.(Dokpri Rian Marviriks)

Berbagai alasan pun digelontorkan oleh pihak dinas ketika 5 kelompok mengajukan permohonan pencairan tahap II. Proses ini pun berbeda dengan kelompok lain yang menggunakan pompa merk Lorentz.

Mirisnya lagi, persoalan ini kembali memunculkan fakta-fakta terbaru pasca Kepala Dinas Pertanian, Yohanis Frin Tuka memghindar ketika 5 kelompok memdatangi dinas tersebut.

Baca Juga  Petani Sebut Dinas Pertanian SBD Menyangkal Hingga Dinilai 'Putar Balik' Soal Sumur Bor

Dalam kasus ini juga, dihantui berbagai dugaan bahwa telah terjadi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme(KKN) selama proses pengerjaan mulai dari tahap I.

Bagaimana tidak, pihak dinas disebut-sebut yang melakukan penunjukan terhadap tukang bor, pungli Rp7,4 juta, serta diduga pula ada penyedia mesin sumur bor yang diistimewakan.

Sementara itu, fakta lain pun terendus dipermukaan publik. Dinas Pertanian malah keluarkan 2 RAB. Pada RAB pertama yang dikeluarkan pada saat sosialisasi, merk pompa yang digunakan tidak menentukan merk tertentu.

Baca Juga  Lebih Awal, Bupati Sumba Barat Daya Ajak Masyarakat Taat Bayar Pajak

Kemudian, pada RAB kedua, malah pihak dinas merubah RAB tersebut secara diam-diam dengan mencantumkan merk pompa tertentu, yakni pompa merk Lorentz.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!