Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pastikan Kesediaan Tenaga Dokter, Pemda SBD Teken MoU Dengan UNS dan Rumah Sakit Moewardi Surakarta

Baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka menunjukan langkah proaktif dalam meningkatkan layanan kesehatan di daerah ini melalui penandatanganan kesepakatan kerja sama(MoU).(Dokpri Rian Marviriks)

Apalagi, kata Bupati Ratu Wulla, dalam waktu dekat, awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya akan meresmikan, RSUD bantuan presiden Prabowo melalui Program Terbaik Hasil Cepat(PTHC).

Tentunya, sebelum rumah sakit ini beroperasi, harus memastikan ketersediaan tenaga dokter demi memastikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat.

“Jadi bagi anak-anak Sumba Barat Daya, yang ingin sekolah dokter, boleh, karena sudah ada kerja sama antara Pemerintah Daerah Sumba Barat Daya dengan Universitas Sebelas Maret, mohon dukungannya,” katanya lagi.

Baca Juga  Pilkada SBD, Ratu Wulla Segera Meminang Angga Kaka Sebagai Calon Wakil Bupati

Lebih lanjut, Bupati Ratu Wulla menuturkan, nantinya, setiap bulan akan ada 6 dokter yang bergantian datang melakukan pelayanan di RSUD Reda Mbolo. Sehingga dipastikan bahwa RSUD Reda Mbolo akan menjadi pusat rujukan di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Baca Juga  Menteri Kesehatan RI Memastikan Kesiapan Program PKG di Puskesmas Watukawula SBD

Bukan hanya itu, berbagai fasilitas akan disiapkan untuk memastikan masyarakat mendapat pelayanan yang terbaik.

“Kami berharap masyarakat Sumba Barat Daya silakan berobat di RSUD Reda Mbolo karena akan menjadi pusat rujukan di Kabupaten Sumba Barat Daya,” harap Bupati Ratu Wulla.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

Tutup
error: Content is protected !!