Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pastikan Kesediaan Tenaga Dokter, Pemda SBD Teken MoU Dengan UNS dan Rumah Sakit Moewardi Surakarta

Baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka menunjukan langkah proaktif dalam meningkatkan layanan kesehatan di daerah ini melalui penandatanganan kesepakatan kerja sama(MoU).(Dokpri Rian Marviriks)

STORINTT – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan pelayanan kesehatan terbaik terhadap masyarakat.

Baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka menunjukan langkah proaktif dalam meningkatkan layanan kesehatan di daerah ini melalui penandatanganan kesepakatan kerja sama(MoU).

Penandatanganan MoU ini dilakukan secara daring bersama Fakuktas Kedokteran Universitas Sebelas Maret(UNS) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi Surakarta, Jawa Tengah.

“Hari ini saya melakukan MoU bersama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, RSUD Moewardi dalam rangka penyelenggaraan pendidikan kedokteran, penelitian dan pengabdian masyarakat,” kata Bupati Ratu Wulla dalam pernyataannya baru-baru ini dikutip storintt, Sabtu(03/01/2026).

Baca Juga  Golkar NTT Usung Christian Taka dan Gerald Maliti Sebagai Bacabup Sumba Barat Daya

Menurutnya, Kerja sama ini dilakukan untuk memastikan kesediaan tenaga dokter di Kabupaten Sumba Barat Daya, karena ia menilai kebutuhan dokter cukup tinggi di wilayah ini.

Apalagi, kata Bupati Ratu Wulla, dalam waktu dekat, awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya akan meresmikan, RSUD bantuan presiden Prabowo melalui Program Terbaik Hasil Cepat(PTHC).

Tentunya, sebelum rumah sakit ini beroperasi, harus memastikan ketersediaan tenaga dokter demi memastikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat.

“Jadi bagi anak-anak Sumba Barat Daya, yang ingin sekolah dokter, boleh, karena sudah ada kerja sama antara Pemerintah Daerah Sumba Barat Daya dengan Universitas Sebelas Maret, mohon dukungannya,” katanya lagi.

Baca Juga  BREAKINGNEWS, 70-an Siswa SMA Manda Elu Diduga Keracunan Menu MBG: Ada Menu Yang Basi

Lebih lanjut, Bupati Ratu Wulla menuturkan, nantinya, setiap bulan akan ada 6 dokter yang bergantian datang melakukan pelayanan di RSUD Reda Mbolo. Sehingga dipastikan bahwa RSUD Reda Mbolo akan menjadi pusat rujukan di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Bukan hanya itu, berbagai fasilitas akan disiapkan untuk memastikan masyarakat mendapat pelayanan yang terbaik.

“Kami berharap masyarakat Sumba Barat Daya silakan berobat di RSUD Reda Mbolo karena akan menjadi pusat rujukan di Kabupaten Sumba Barat Daya,” harap Bupati Ratu Wulla.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

Tutup
error: Content is protected !!