Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pembangunan Jalan di Luakoba Segera Dikerjakan Oleh Pemerintah Sumba Barat Daya

Rian Marviriks Storintt.id
Sosialisasi dilaksanakan agar masyarakat mengetahui rencana pekerjaan yang akan dilakukan, memahami manfaat pembangunan, serta memperoleh penjelasan mengenai berbagai hal yang mungkin terjadi selama proses pelaksanaan.(Dok.Kominfo Sumba Barat Daya)

STORINTT – Pekerjaan jalan di Luakoba, Kecamatan Wewewa Barat, Sumba Barat Daya segera dikerjakan. Namun, sebelum pekerjaan dilangsungkan, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terlebih dahulu melaksanakan sosialisasi.

Untuk diketahui, pembangunan jalan Luakoba akan menelan anggaran kurang lebih Rp2 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum(DAU). Jalan tersebut akan di aspal jenis lapen dengan volume 2 kilometer.

Sementara sosialisasi yang dilakukan itu disebut sebagai langkah awal sebelum dimulainya pekerjaan konstruksi, sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai rencana pelaksanaan proyek dan manfaat yang akan diperoleh.

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla mengatakan, pembangunan infrastruktur merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jalan yang baik tidak hanya memperlancar mobilitas orang dan barang, tetapi juga mendukung distribusi hasil pertanian, membuka akses ekonomi, meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Ratu, Selasa(14/07/2026).

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah dan penyedia jasa konstruksi, tetapi juga sangat bergantung pada dukungan, partisipasi, dan kerja sama seluruh masyarakat.

Oleh karena itu, sosialisasi dilaksanakan agar masyarakat mengetahui rencana pekerjaan yang akan dilakukan, memahami manfaat pembangunan, serta memperoleh penjelasan mengenai berbagai hal yang mungkin terjadi selama proses pelaksanaan.

“Dalam pelaksanaan pekerjaan terdapat kemungkinan dilakukan pelebaran badan jalan yang dapat berdampak pada pagar, pohon, tanaman, maupun sebagian lahan masyarakat yang berada pada ruang milik jalan,” katanya lagi.

Untuk itu, Bupati Ratu Wulla mengajak seluruh pihak mengedepankan komunikasi dan musyawarah sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik tanpa menghambat proses pembangunan.

Ia mengajak seluruh masyarakat Desa Luakoba untuk memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan tersebut karena manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.

Ia berharap pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan dapat terus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung.

“Apabila muncul persoalan di lapangan, seluruh pihak diminta mengutamakan dialog dan musyawarah sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Sumba Barat Daya,” harapnya.***

Tutup
error: Content is protected !!