Pemerintah Sumba Barat Daya Mendorong Pengusulan Kampung Manola Sebagai Cagar Budaya
“Sumba, melalui komunitas adatnya, telah memberikan teladan bahwa budaya adalah sumber daya strategis untuk pembangunan nasional berkelanjutan,” kata Bupati Ratu Wulla.
Lebih lanjut, Bupati Ratu Wulla menyebut tema yang diangkat dalam festival budaya di Kampung Manola “papan, sandang, pangan dalam keberlanjutan tradisi masyarakat manola” sebagai ruang bersama untuk meneguhkan tiga pikar utama kehidupan masyarakat Sumba, khususnya masyarakat Sumba Barat Daya, NTT.
Menurutnya, ketiga unsur itu yang membentuk identitas, nilai, dan praktik kehidupan orang sumba. Melalui festival ini, disebutnya lagi, akan melakukan banyak hal penting. Diantaranya, menghidupkan kembali ritual adat peresmian rumah adat.
Mengadakan diskusi publik dengan para tokoh adat, arsitek, dan akademisi untuk memperkuat pengetahuan lokal. Menyelenggarakan workshop pewarna alam krersama warlami untuk memperkuat tradisi tenun. Menampilkan tari, musik, dan pertunjukan seni tradisional.
Menyajikan pangan lokal sebagai wujud kemandirian dan kearifan sumba. Menyuguhkan pameran foto yang merekam kerja kolektif dan semangat pemulihan masyarakat manola.
Tinggalkan Balasan