Pemerintah Sumba Barat Daya Siapkan Lahan 5 Hektar Untuk Pembangunan Infrastruktur Listrik 30 Mega
STORINTT – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya menyiapkan lahan 5 hektar di Kecamatan Loura untuk pembangunan infrastruktur listrik sebesar 30 Megawat.
Saat ini, pasokan energi listrik hanya tersedia 8 Megawat, sedangkan 7,4 Megawat sudah terpakai, sementara masih terdapat wilayah kecamatan maupun desa yang belum mendapatkan jaringan listrik.
Tentunya, penyediaan lahan tersebut sebagai bagian dari upaya Pemerintah Sumba Barat Daya di bawah kendali Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati, Dominikus Alphawan Rangga Kaka dalam memperkuat keandalan pasokan energi dan mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah ini.
Selain itu, langkah strategis ini diambil guna memastikan ketersediaan daya yang stabil sekaligus merespons meningkatnya kebutuhan listrik dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang selama ini masih terisolasi.
Meski detail mengenai jenis pembangkit belum sepenuhnya dirinci, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla membocorkan bahwa pemanfaatan lahan ini akan diprioritaskan untuk teknologi yang ramah lingkungan atau mendukung program transisi energi.
“Kemarin sudah di survei oleh PLN, mereka sudah bertemu dengan saya. Mereka(PLN-red) bilang Sumba Barat Daya itu lokasi yang paling tepat untuk dibangun pembangkit listrik sebesar 30 Mega. Kemarin mereka minta tanah di pemerintah, saya bilang oke. Kita kasih mereka 5 hektar yang penting segera mungkin untuk dibangun pembangkit listrik,” kata Bupati Ratu Wulla dalam kegiatan peresmian KSP Kopdit Pintu Air Cabang Kodi, Senin(22/06/2026).
Lebih lanjut, Bupati Ratu Wulla menegaskan, dirinya bersama Wakil Bupati, Dominikus Alphawan Rangga Kaka telah berkomitmen, bahwa selama 1 periode kepemimpinan dapat dipastikan seluruh masyarakat Sumba Barat Daya sudah mendapatkan jaringan listrik.
Bupati Ratu Wulla menjelaskan, pada tahun 2026 ini, ada kurang lebih 2.000 unit meteran listrik yang akan disalurkan ke masyarakat melalui proposal, maupun aspirasi dewan.
Untuk itu, ia akan terus mendorong pihak PLN dalam melakukan perluasan jaringan disetiap wilayah kecamatan hingga tingkat desa. Jika pembangunan infrastruktur listrik di atas lahan 5 hektar terwujud, ia meyakini, masyarakat mendapatkan penerangan cahaya listrik.
“Selama kami menjabat Bupati, saya dengan wakil, komitmen kami untuk memberikan bantuan meteran gratis kepada masyarakat. Jadi dimurni kami berikan, kalau bisa selesai cepat. Kami dorong lagi anggaran setiap tahunnya selama kami memimpin dan kami mau pastikan semua mendapatkan layanan listrik,” kata Bupati Ratu Wulla.***