Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pengurus Koperasi Merah Putih Desa Weekombak Masih Membutuhkan Pendampingan Secara Intens

Dari 95 kuota ini, Desa Weekombak, Kecamatan Wewewa Barat menjadi salah satu desa yang mendapat kesempatan untuk membentuk koperasi tersebut.(Dokpri Rian Marviriks)

Apalagi, kata dia, dana yang akan dikelola dalam koperasi ini nilainya tidak sedikit.

“Tadi kami baru dikukuhkan. Tetapi, kami semua pengurus masih sangat membutuhkan dampingan yang dilakukan secara rutin,” kata Marinus.

Marinus mengakui, mengurus koperasi dengan anggaran miliaran rupiah bukan perkara mudah. Sebab, disebutnya, menjadi pengurus mempunyai tanggung jawab besar.

Baca Juga  Armin Ate, Perempuan Hebat yang Tak Berkaki dan Telapak Tangan Merindukan Perhatian Pemerintah

Meski begitu, disebutnya lagi, pengurus Koperasi Merah Putih Desa Weekombak telah memiliki perencanaan yang matang dalam menjalankan tugas.

Marinus menuturkan, nantinya akan ada 3 kegiatan yang akan dilakukan dalam memanfaatkan anggaran yang disalurkan.

Baca Juga  Walau Sudah Klarifikasi, Kades SBD Buka-Bukaan, Pernah Setor Lewat Staf Dinas PMD dan Camat

“Diantaranya, simpan pinjam, sembako dan pergudangan,” tambahnya.

Dari ketiga perencanaan ini, Marinus dkk akan mensosialisasikan di masyarakat. Sosialisasi ini bertujuan supaya masyarakat dapat memahami keberadaan dan manfaat dari koperasi tersebut

Ia berharap, kepengurusan ini mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat Desa Weekombak.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!