Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pengurus Koperasi Merah Putih Desa Weekombak Masih Membutuhkan Pendampingan Secara Intens

Dari 95 kuota ini, Desa Weekombak, Kecamatan Wewewa Barat menjadi salah satu desa yang mendapat kesempatan untuk membentuk koperasi tersebut.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Kabupaten Sumba Barat Daya mendapat 95 kuota pembentukan Koperasi Merah Putih dari Pemerintah Pusat.

Dari 95 kuota ini, Desa Weekombak, Kecamatan Wewewa Barat menjadi salah satu desa yang mendapat kesempatan untuk membentuk koperasi tersebut.

Sementara, pengurus inti Koperasi Merah Putih di desa ini sudah bentuk dan dikukuhkan pada Selasa(27/05/2025) kemarin.

Saat ini, mereka sedang dalam proses menyelesaikan segala persyaratan untuk memperoleh badan hukum.

Pengurus Koperasi Merah Putih Desa Weekombak juga telah menetapkan persyaratan ketika ada masyarakat yang mau bergabung sebagai anggota.

Masyarakat yang mau bergabung wajib memasukan simpanan pokok sebesar Rp200 ribu. Dan simpanan wajib setiap bulan Rp20 ribu.

Baca Juga  Dana Desa Kabupaten Sumba Barat Daya 2025, Terbanyak Desa Waiholo Hampir Rp2 Miliar Disusul Desa Kendu Wela

Meski sudah dibentuk, pengurus Koperasi Merah Putih Desa Weekombak masih membutuhkan pendampingan yang intens guna mengetahui tata kelola keuangan yang lebih baik lagi.

Hal itupun diminta oleh Ketua Koperasi Merah Putih Desa Weekombak, Marinus Sepriyanto Malo. Ia meminta pendampingan yang rutin demi menyukseskan tujuan didirikan koperasi tersebut.

Apalagi, kata dia, dana yang akan dikelola dalam koperasi ini nilainya tidak sedikit.

“Tadi kami baru dikukuhkan. Tetapi, kami semua pengurus masih sangat membutuhkan dampingan yang dilakukan secara rutin,” kata Marinus.

Marinus mengakui, mengurus koperasi dengan anggaran miliaran rupiah bukan perkara mudah. Sebab, disebutnya, menjadi pengurus mempunyai tanggung jawab besar.

Baca Juga  Daftar 13 Pekerjaan Kepala Desa Panenggo Ede Yang Dinilai Nihil; Jalan telan anggaran Rp256 Juta lebih

Meski begitu, disebutnya lagi, pengurus Koperasi Merah Putih Desa Weekombak telah memiliki perencanaan yang matang dalam menjalankan tugas.

Marinus menuturkan, nantinya akan ada 3 kegiatan yang akan dilakukan dalam memanfaatkan anggaran yang disalurkan.

“Diantaranya, simpan pinjam, sembako dan pergudangan,” tambahnya.

Dari ketiga perencanaan ini, Marinus dkk akan mensosialisasikan di masyarakat. Sosialisasi ini bertujuan supaya masyarakat dapat memahami keberadaan dan manfaat dari koperasi tersebut

Ia berharap, kepengurusan ini mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat Desa Weekombak.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!