Penyuluh Pertanian Wewewa Barat Sebut Kebutuhan Dapur MBG Tersedia di Petani
“Kita mau semua kebutuhan dari MBG ini harus dari usaha kelompok tidak boleh ambil dari luar daerah. Kita minta nanti semua kebutuhan harus ambil dari kelompok tani, kalau ada yang ambil dari luar daerah saya rekomendasikan kepada Badan Gisi Nasional untuk ditutup,” tegasnya kala itu.
Untuk itu, guna memenuhi kebutuhan dapur SPPG di Sumba Barat Daya, penyuluh pertanian di Wewewa Barat giat melakukan pendampingan terhadap kelompok tani untuk menanam tanaman horti, seperti buncis, wortel dan lain-lain. Berbagai upaya terus dilakukan dalam memotivasi petani untuk menanam horti.
“Kami 3 bulan lalu sudah lakukan kerja sama dengan MBG yang tangani oleh Pak Adam Mone. Awalnya berjalan baik, semua kebutuhan dihadirkan oleh petani karena harga sesuai kesepakatan. Tetapi mungkin karena akhir-akhir ini sedikit menurun, jadi mereka mungkin bangun relasi dengan teman-teman petani lain juga,” kata Koordinator BPP Kecamatan Wewewa Barat, Daniel Malo Umbu Pati, Jumat(03/10/2025) ketika ditemui seusai pindah tanam bibit cabai di kelompok tani Persada, Desa Kabali Dana.
Tinggalkan Balasan