Penyuluh Pertanian Wewewa Barat Sosialisasi Kegiatan Demplot Hortikultura di Desa Wali Ate
Selama proses pendampingan penyuluh pertanian, Daniel menambahkan, petani hortikulturan mengeluhkan soal kekurangan air. Pasalnya, air merupakan kebutuhan utama untuk memanen hasil yang memuaskan.
“Tetapi dengan adanya dampingan dalam memotivasi mereka(petani-red), mereka tetap semangat walau banyak keterbatasan. Misalnya, di Desa Kabali Dana itu rata-rata beli air tangki. Tapi tetap semangat dan sudah merasakan hasilnya,” tambahnya.
Sebagai informasi tambahan, penyuluh pertanian Kecamatan Wewewa Barat akan melanjutkan sosialisasi demplot hortikultura setelah peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia.***
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
Tinggalkan Balasan