Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Persoalan di Desa Panenggo Ede Terkesan ‘Mati Suri’, Inspektorat SBD Dorong Lapor ke APH, Siap Backup Data

Toleransi yang diberikan terhadap temuan-temuan pekerjaan Kepala Desa Panenggo Ede, Kecamatan Kodi Balaghar kini sudah melebihi batas waktu yang diberikan.(Dokpri Rian Marviriks)

Kendala tenaga ini juga yang menyebabkan pihak Inspektorat belum bisa memenuhi permintaan Komisi I dan III DPRD Sumba Barat Daya untuk segera menyampaikan hasil pemeriksaan.

“Pernah dia(kades-red) mengirim foto pekerjaan jalan di WAG Pemdes. Tapi kami tetap turun untuk memastikan dan mengaudit. Hanya karena libur inikan jadi saya belum dapat info dari tim kami. Kami punya tenaga tidak cukup untuk fokus dengan satu persoalan. Kami sebagai tim audit internal banyak persoalan yang harus kami tangani,” sebutnya.

Baca Juga  Dilantik Sebagai Anggota DPRD SBD Periode Kedua, Ayah Dari Stefanus Sosa Meninggal Dunia

Ditanya soal tudingan tentang penanganan persoalan di Desa Panenggo Ede yang terkesan ‘mati suri’, Theofilus mendorong masyarakat supaya membuat laporan resmi ke Aparat Penegak Hukum(APH).

Baca Juga  Kabid PSP Dinas Pertanian SBD Disebut Perintahkan Petani Bayar Rp15 Juta Meski Pekerjaan Tidak Beres: Ibu Elsi Terima Rp7,4 Juta

Sebagai wujud komitmen Inspektorat dalam menangani persoalan ini, mereka siap backup data jika sewaktu-waktu ada permintaan dari APH.

“Kalau memang rasa kepuasan masyarakat tidak ada, lanjut saja ke APH biar kita backup data dari sini, misalnya APH minta karena memang itu juga sebagai komitmen bersama dengan APH,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!