Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Program 100 Hari Kerja, Bupati SBD Akan Turun Desa dan Targetkan 1.000 Unit Meteran untuk Masyarakat

Pasca menyampaikan pidato perdana, Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla menyebut ada sejumlah program prioritas selama 100 hari kerja.(Dokpri Rian Marviriks)

Selain itu, Ratu Wulla juga meminta Inspektorat untuk melakukan audit terhadap dana desa yang menyebar di 11 kecamatan.

Menurutnya, jika ada program desa yang perlu di efesiensi atau diselaraskan bukan menjadi masalah demi mempercepat pembangunan.

“Saya akan minta Inspektorat untuk audit seluruh kepala desa dalam rangka saya mau tahu, apa si masalahnya? Inikan dana desa banyak, ADD juga ada ini ko gak maju-maju masalahnya di mana gitu. Kalau memang perlu ada yang kita efesiensi, diselaraskan supaya pembangunan cepat, kenapa tidak,” tegasnya.

Baca Juga  Rencana Kadis PMD SBD Soal Pembagian Honor Kepala Desa dan Perangkat Dilakukan Setiap Bulan

Ratu Wulla juga menyoroti penggunaan dana desa yang fokus pada pemberdayaan. Saat ini, kata dia, program Presiden adalah hilarisasi. Jadi, bagaimana dana desa dapat dikelola dengan baik untuk menciptakan prodak-prodak lokal.

Baca Juga  Dilantik Oleh Presiden Prabowo, Bupati SBD; kita dorong Perda Sampah

“Sekarang Presiden hilarisasi ini penting bagaimana kita menciptakan UKM dati produk-produk lokal daerah. Dana desa digunakan untuk pemberdayaan, jadi kita bisa alokasikan untuk ciptakan prodak-prodak,” tuturnya.

Sebagai informasi tambahan, Ratu Wulla juga akan menertibkan sampah demi mencipatkan kebersihan kota. Bukan hanya itu, terdapat sejumlah program lainnya yang ditargetkan selama 100 hari kerja.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!