Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Puluhan Orang Tak Dikenal Serang Suku Muritana di Mamboro, Kuasa Hukum: Itu Bukan Tanah Sengketa

Puluhan orang yang tidak dikenal menyerang keluarga Suku Muritana yang hendak memasang batas tanah di Desa Susu Wendewa, Kecamatan Mamboro, Sumba Tengah beberapa minggu lalu.

“Inikan tanah nya Suku Muritana, tidak ada sengketanya, jadi waktu dua kali pemeriksaan itu, baik dari pemeriksaan korban dan saksi-saksi,” tambah Indah.

Indah menjelaskan, awalnya pihak Polres Sumba Barat menduga tanah yang hendak dipasang pagar ini merupakan tanah yang pernah bersengketa di Pengadilan Negeri Waikabubak.

Dengan dugaan itu, Indah menegaskan bahwa tanah kliennya tidak termasuk tanah yang digugat dan kemudian mendapat putusan Niet Ontvankelijk Verklaard(NO) dari pengadilan. Menurutnya, tanah yang hendak dipagari oleh Suku Muritana berada di lokasi yang berbeda.

Baca Juga  Soal Temuan di Desa Walla Ndimu, Alfonsus Yamba Kodi Tantang Inspektorat Sandingkan APBDes dan Fisik

“Beliau(kepala suku muritana) mau menyampaikan bahwa dia mau bagi sudah ini tanah, kita punya tanah kita bagi-bagi terutama untuk saya punya warga yang baru menikah, yang baru berkeluarga, jadi rata-rata warganya Suku Muritana inikan bekerja sebagai petani atau pekebun. Jadi bagi baru berumah tangga dia mau kasih tanah ini untuk kesejahteraan mereka,” katanya lagi.

Baca Juga  Kabar Gembira Buat Nelayan, Petani, Untuk Pelaku UMKM Ratu Angga Siapkan Modal Usaha

“Memang betul tanah ini adalah tanah Sumu Muritana, kemudian saya sampaikan bahwa unsur yang diduga ditindakan ini itu 170 tentang penganiayaan, kekerasan begitu. Kemudian saya sampaikan waktu itu saat pemeriksaan, disurat kuasa itu saya juga memasukan pasal 151, 152 dan 153 karena saya merasa ada unsur kesengajaan atau terencana,” ungkapnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!