Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Roy Risaldy Ely Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua KADIN Sumba Barat Daya Periode 2026-2031, Siap Jadi Rumah Besar Pengusaha

Rian Marviriks Storintt.id
Pelantikan pengurus baru dilakukan langsung oleh Ketua KADIN Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bobby Lianto, disaksikan oleh Wakil Bupati Sumba Barat Daya, para senior KADIN, pelaku usaha, serta tamu undangan dari berbagai elemen.(Dokpri Rian Marviriks)

STORINTT – Dunia usaha di Kabupaten Sumba Barat Daya kini memiliki nahkoda baru. Roy Risaldy Ely resmi terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Sumba Barat Daya periode 2026-2031.

Kepastian itu didapat setelah Musyawarah Kabupaten (Muskab) dan Pelantikan Dewan Pengurus KADIN Kabupaten Sumba Barat Daya sukses digelar pada Rabu, 21 Oktober 2026, bertempat di Aula Hotel Sinar Tambolaka. Acara tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Pelantikan pengurus baru dilakukan langsung oleh Ketua KADIN Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bobby Lianto, disaksikan oleh Wakil Bupati Sumba Barat Daya, para senior KADIN, pelaku usaha, serta tamu undangan dari berbagai elemen.

Seusai dilantik, Roy Risaldy Ely mengatakan terpilih sebagai Ketua KADIN adalah sebuah kehormatan besar, namun lebih dari itu adalah tanggung jawab dan amanah yang tidak kecil.

“Pelantikan saya sebagai Ketua KADIN Sumba Barat Daya periode 2026-2031 adalah sebuah kehormatan besar buat saya. Tetapi lebih dari itu saya menyadari bahwa ini adalah sebuah tanggung jawab dan amanah yang tidak kecil. Karena bagi saya menjadi Ketua KADIN bukan hanya tentang sebuah jabatan, bukan tentang siapa yang memimpin, tapi tentang apa yang bisa kita kerjakan bersama dan apa manfaat yang bisa kita berikan bagi daerah yang kita cintai ini,” ungkap Roy.

Roy juga tidak lupa menyampaikan rasa hormat dan penghargaan yang tinggi kepada para senior, kepada pengurus KADIN sebelumnya, serta semua pihak yang telah berkontribusi bagi perjalanan KADIN di Kabupaten Sumba Barat Daya.

“Saya percaya apa yang kita mulai hari ini bukan kita mulai dari nol. Ada kerja keras, pengalaman dan perjuangan dari para pendahulu yang menjadi dasar bagi kita untuk melangkah lebih jauh. Saya berharap para senior tetap bersama kami, kami masih membutuhkan pengalaman dan nasihat,” ujarnya.

Roy menegaskan keyakinannya bahwa Sumba Barat Daya adalah daerah yang memiliki potensi yang sangat besar, baik di sektor pertanian, peternakan, perdagangan, pariwisata, serta berbagai usaha kecil dan menengah yang terus berkembang.

Namun ia juga mengakui, masih banyak potensi yang belum dikelola secara maksimal. Masih banyak pelaku usaha yang membutuhkan akses permodalan, masih banyak yang membutuhkan pendampingan, jaringan usaha dan kesempatan untuk berkembang.

“Karena itu saya percaya bahwa tugas kita ke depannya bukan hanya melihat peluang, tetapi bagaimana peluang itu kita ubah menjadi usaha dan mengubah usaha menjadi lapangan pekerjaan dan mengubah pertumbuhan ekonomi menjadi kesejahteraan masyarakat. Dan untuk mencapai itu semua tentu tidak bisa kita berjalan sendiri, kita harus bergerak bersama dan berkolaborasi,” tegas Roy.

Roy ingin KADIN ke depan benar-benar menjadi rumah besar bagi seluruh pengusaha, bukan hanya menjadi rumah bagi pengusaha besar, bukan hanya bagi mereka yang sudah berhasil, tetapi juga bagi pengusaha kecil, pelaku UMKM, pengusaha muda dan siapapun yang memiliki semangat untuk membangun usaha di daerah ini.

Ia tidak ingin KADIN hanya dikenal sebagai nama organisasi, tetapi ingin KADIN hadir, bekerja dan memberikan manfaat nyata. Ketika pengusaha menghadapi kesulitan, KADIN harus bisa menjadi tempat untuk mencari solusi. Ketika pengusaha membutuhkan jaringan dan peluang, KADIN harus mampu membuka jalan.

Dalam kepemimpinan lima tahun ke depan, ada tiga hal yang ingin ia dorong bersama seluruh jajaran KADIN. Pertama, memperkuat persatuan dan kolaborasi antar pengusaha. Membangun komunikasi yang lebih terbuka antara pengusaha besar, menengah, kecil bahkan yang baru memulai usaha.

Kedua, mendorong pengusaha lokal untuk tumbuh dan naik kelas. KADIN harus berupaya membantu membuka akses informasi, pelatihan, kemitraan, permodalan serta peluang pasar agar masyarakat Sumba Barat Daya bukan hanya menjadi penonton dari pertumbuhan ekonomi, tetapi menjadi pelaku utama.

“Ketiga membangun kemitraan yang kuat dengan pemerintah daerah. Roy memahami pemerintah memiliki tanggung jawab yang besar dalam membangun daerah, tetapi pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Dunia usaha harus ikut mengambil bagian,” tambah Roy.

Kepada Wakil Bupati Sumba Barat Daya yang hadir, Roy menegaskan KADIN tidak hanya datang kepada pemerintah untuk menyampaikan permintaan, tetapi ingin datang membawa gagasan, menawarkan kerja sama dan ikut ambil bagian dari solusi.

“Kami percaya bahwa pemerintah daerah dan dunia usaha memiliki peran yang saling melengkapi. Pemerintah menciptakan kebijakan dan regulasi yang baik, sementara para pelaku usaha bergerak menciptakan kegiatan ekonomi, investasi dan membuka lapangan pekerjaan. Jika kedua kekuatan ini bisa berjalan bersama-sama saya yakin ke depannya Sumba Barat Daya akan lebih maju, lebih mandiri dan lebih sejahtera,” tutup Roy.***

Tutup
error: Content is protected !!