Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Sebelum Putuskan Kabel Listrik, Kepala Desa Weepangali Sempat Minta Uang Rp400 Ribu, Bupati dan Wabup SBD Turun Tangan

Masyarakat Sumba Barat Daya kembali dihebohkan atas tindakan Kepala Desa Weepangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Fransiskus Umbu Geti lantaran memutuskan kabel listrik warga di Kampung Wano Mema beberapa hari lalu.(Dokpri Rian Marviriks)

Ditemui seusai penyerahan alsitan kepada kelompok tani, Bupati Ratu menyebut warga yang terdampak pemutusan jaringan listrik sudah menyampaikan informasi tersebut kepada dirinya.

Bupati Ratu merasa heran dengan tindakan Kepala Desa Weepangali yang sudah merugikan masyarakat.

Apalagi, kata dia, Kepala Desa Weepangali mengambil tindakan tanpa melibatkan pihak PLN dalam pemutusan jaringan listrik.

Baca Juga  Masyarakat 'Telanjangi' Kepala Desa Panenggo Ede Dihadapan DPRD, Camat; ini sanksi sosial

“Saya mau langsung turun pantau di lapangan karena secara etika tidak bisa kerja seorang kades begitu. Kalau dibilang masalah teknis bukan dia yang naik di atas rumah untuk putuskan itu karena ada PLN yang berwenang,” tegas Bupati Ratu, Selasa(15/04/2025) kemarin.

Dirinya menambahkan dengan kejadian tersebut, dirinya pun akan meminta pihak inspektorat untuk segera memeriksa Kades Fransiskus Umbu Geti.

Baca Juga  Usman Husin Bantu Alsintan di SBD, Lukas Cama; bentuk dukungan terhadap program daerah

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah sang kades melanggar etika seorang Kades ataukah tidak.

“Ini laporan masyarakat sehingga saya turun ke situ. Dan saya akan minta inspektorat turun periksa. Kalau memang dia melanggar etika seorang kades iya udah ada sanksinya itu,” tegasnya kembali.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!