Sejumlah Alasan Kadis Pertanian SBD Dalam Mempersulit Petani Hingga Bendahara Diperiksa Polisi
Jawaban Yohanis itu pun membuat amarah kelompok semakin memuncak. Mereka menyebut sikap kadis terkesan mau cuci tangan. Sebab, mereka selalu saja dipersulit ketika mau mengajukan pencairan tahap II.
“Begini bapak, kalau ikut ini pekerjaan, kami berurusan dengan dinas dan PPK. kalau omong lagi Inspektorat, keuangan, kami ini sama seperti bola yang digiring sana-sini. Ini bukti rekening koran,” ucap Theodorus sambil menyerahkan rekening koran.
Yohanis yang juga orang nomor satu pada Dinas Pertanian itu malah memilih meninggalkan petani seusai mereka menunjukan rekening koran. Sikapnya itu pun membuat petani kecewa.
Ada Dua RAB Dalam Pekerjaan Sumur BOR
Saat itu, mereka juga menandatangani RAB dan Surat Perjanjian Kerja(SPK). Setelah tanda tangan RAB yang pertama, kelima kelompok ini telah meminta pihak dinas untuk juga diberikan salinan. Namun, pihak dinas menyebut RAB tersebut masih sedang diperbanyak(Fotocopy).
Sayangnya, ketika 5 kelompok ini melakukan pemesanan barang, termasuk pompa yang bermerk Groundfos, dinas malah tidak melayani pencairan tahap II.
Tinggalkan Balasan