Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Sejumlah Alasan Kadis Pertanian SBD Dalam Mempersulit Petani Hingga Bendahara Diperiksa Polisi 

Berdasarkan isi Surat Perjanjian Kerja(SPK), pekerjaan ini dimulai pada tanggal 16 April hingga tanggal 10 Desember 2024 dengan sistem sewakelola. Dengan total anggaran satu kelompok Rp300 juta.(Dokpri Rian Marviriks)

Sayangnya, ketika kelompok sudah menyelesaikan pekerjaan dan air sudah dimanfaatkan, mereka malah dipersulit untuk melakukan pencairan tahap II dan III hingga saat ini.

Baca Juga  Paslon Ratu Angga Sering Dihujat, Masyarakat SBD Balas Dengan Menyulap Galatama Jadi Lautan Manusia

Buntut dari kasus ini, PPK, Karolina Loru Kii dan Bendahara, Daniel Dama Lero sudah periksa oleh Polres Sumba Barat Daya melalui Unit Tindak Pidana Korupsi(Tipikor).

Baca Juga  FAKTA! DPD Gerindra NTT Mengusung Calon Tunggal, Rekomendasi DPP Untuk Calon Lain Hingga Hasil Survei

Daniel diperiksa oleh Tipikor Polres SBD, Senin(04/08/2025). Ia mendatangi Polres SBD pada pukul 11.00. Sedangkan, pemeriksaan baru baru selesai pukul 16.30.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!