"

Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Sekda SBD: Kita Sudah Uji Coba Fingerprint 3 Bulan, Mulai 01 April ASN Yang Tak Disiplin Akan Mendapat Sanksi Hingga Diberhentikan

Rian Marviriks Storintt.id
Absensi dengan menggunakan mesin Fingerprint telah diterapkan sejak bulan Januari - Maret 2026. Seluruh ASN diminta untuk beradaptasi.

STORINTT – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur terus berupaya menerapkan berbagai kebijakan untuk memastikan kedispilinan Aparatur Sipil Negara(ASN) dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di daerah ini.

Salah satu terobosan baru yang dilakukan adalah dengan menerapkan absensi menggunakan mesin fingerprint.

Absensi dengan menggunakan mesin Fingerprint telah diterapkan sejak bulan Januari – Maret 2026. Seluruh ASN diminta untuk beradaptasi.

Baca Juga  Paslon Rakyat Kantongi 7 Kursi Menuju Pilkada SBD Bulan November 2024

Dalam proses itu, masih ditemukan beberapa ASN yang kurang disiplin masuk kantor. Namun, mereka masih diberi ruang untuk membenahi diri.

“Kita sudah melakukan uji coba absensi menggunakn mesin fingerprint selama 3 bulan, itu supaya pegawai bisa beradaptasi. Ada juga, tetapi sebagian juga kita terus evaluasi, dan memberi himbauan setiap apel pagi untuk berbenah diri. Kalau penggunaan mesin fingerprint selama ini masih berjalan normal,” kata Sekda Sumba Barat Daya, Etmundus N.Nau, Senin(30/03/2026) ketika dihubungi via telefon whatshap.

Baca Juga  Anggaran Pembangunan Infrastruktur Jalan Minim, Bupati Ratu Wulla Jemput "Bola" di Kementerian
Tutup
error: Content is protected !!